Alasan Sikap Primordialisme yang Berlebihan dan Fanatik Perlu Dihindari

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa sikap primordialisme yang berlebihan dan cenderung fanatik perlu dihindari? Sikap primordialisme terkadang membawa dampak negatif bagi masyarakat karena memiliki unsur fanatisme dalam praktiknya.
Sikap Primordialisme yang berlebihan perlu dihindari karena berpotensi menciptakan konflik dan diskriminasi dalam masyarakat. Tentunya, ada banyak alasan mengapa sikap tersebut perlu dihindari.
Mengapa Sikap Primordialisme yang Berlebihan dan Fanatik Perlu Dihindari
Mengapa sikap primordialisme yang berlebihan dan cenderung fanatik perlu dihindari? Primordialisme berkaitan dengan identitas kelompok yang bersifat turun-temurun, seperti suku, etnis, atau agama yang berlebihan dan mengarah pada perilaku fanatik. Beberapa alasan mengapa sikap tersebut perlu dihindari yakni sebagai berikut:
1. Diskriminasi dan Ketidakadilan
Mengutip buku Prasangka Agama dan Etnik oleh Dody, dkk (2021), sikap primordialisme yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan diskriminasi terhadap kelompok-kelompok minoritas. Saat individu atau kelompok merasa fanatik dengan identitas primordialnya, mereka cenderung mengabaikan hak dan kebutuhan kelompok lain.
Mereka juga lebih memprioritaskan kepentingan kelompoknya sendiri di atas kepentingan umum. Hal ini akan menimbulkan ketidakadilan sosial hingga pengabaian pada hak asasi manusia.
2. Konflik di Kalangan Etnis dan Suku
Saat seseorang terlalu terpaku pada identitas primordialnya, mereka cenderung melihat kelompok lain sebagai musuh atau ancaman. Hal ini akan menimbulkan konflik antar-suku atau antar-etnis yang berujung pada kekerasan.
3. Pembatasan Pembangunan Sosial dan Ekonomi
Primordialisme dapat menghambat pembangunan sosial dan ekonomi. Hal ini dapat menyebabkan masyarakat terpecah-belah karena konflik primordial.
Sumber daya yang sebenarnya bisa digunakan untuk pembangunan ekonomi sering kali dialirkan dalam upaya penyelesaian konflik. Masalah ini tentu berpotensi menghambat kemajuan dan kesejahteraan umum.
4. Hambatan bagi Pembangunan Bangsa
Negara-negara yang memiliki sikap primordialisme berlebihan umumnya mengalami kesulitan dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Mengingat, pembangunan ekonomi, politik, dan sosial yang inklusif membutuhkan kerjasama lintas kelompok. Hal ini akan sulit dicapai saat identitas primordial lebih mendominasi masyarakat.
5. Perpecahan Sosial
Primordialisme yang berlebihan juga bisa merusak keharmonisan sosial di dalam masyarakat. Saat individu atau kelompok lebih berfokus pada perbedaan identitas, hal ini akan menyebabkan ketegangan dalam hubungan masyarakat. Alhasil, keharmonisan sosial menjadi sulit untuk dicapai.
Baca juga: Pengertian dan Penyebab Terjadinya Primordialisme
Itulah alasan mengapa sikap primordialisme yang berlebihan dan cenderung fanatik perlu dihindari. Dengan menghindari sikap tersebut, setiap golongan masyarakat dapat hidup rukun dan terhindar dari konflik. (DLA)
