Alasan Terbinanya Persatuan Bangsa Indonesia sebelum Tahun 1908

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan salah satu negara yang telah mengalami sejarah panjang hingga seperti sekarang ini. Termasuk dalam hal persatuan dan kesatuan bangsa. Terbinanya persatuan bangsa indonesia sebelum tahun 1908 karena adanya persamaan nasib.
Persamaan nasib tersebut pada akhirnya membuat bangsa Indonesia berusaha untuk bersatu lepas dari penjajahan. Di bawah penjajahan, bangsa Indonesia tidak bisa merasakan kehidupan yang aman dan layak.
Terbinanya Persatuan Bangsa Indonesia Sebelum Tahun 1908 karena Adanya Persaman Nasib
Dikutip dari buku Suplemen Buku Ajar Pendidikan Pancasila karya Yulia Djahir, (2016) dijelaskan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa merupakan satu hal yang sangat penting. Apalagi untuk bangsa Indonesia yang sangat beragam atau majemuk.
Di mana bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan bahasa yang berbeda-beda. Adanya persatuan dan kesatuan banga akan membuat masyarakat toleransi satu sama lain. Sehingga kehidupan berjalan dengan aman dan damai.
Terbentuknya persatuan dan kesatuan melalui proses yang sangat panjang. Misalnya terbinanya persatuan bangsa Indonesia sebelum tahun 1908 karena adanya persamaan nasib dari bangsa Indonesia.
Persamaan nasib inilah yang mendasari persatuan dan kesatuan bangsa. Karena tanpa adanya persamaan nasib, maka tidak akan menimbulkan keinginan atau cita-cita yang sama di kalangan masyarakat Indonesia.
Cita-cita tersebut adalah lepas dari segala bentuk penjajahan. Setelah terbentuk cita-cita yang sama, maka seluruh rakyat bahu membahu untuk mewujudkan kemerdekaan yang baru terjadi pada 17 Agustus 1945.
Meski sudah memiliki semangat untuk lepas dari penjajahan dan sudah bersatu, akan tetapi sebelum tahun 1908 perjuangan rakyat Indonesia masih bersifat kedaerahan. Banyak tokoh-tokoh daerah bersama rakyatnya melakukan perlawanan pada Belanda.
Rakyat juga masih jarang menggunakan perjuangan lewat jalur diplomasi. Mereka lebih sering menggunakan jalur kekerasan untuk menentang kebijakan Belanda yang menyengsarakan rakyat.
Banyak tokoh daerah mencoba untuk merongrong kekuasaan Belanda di Indonesia. Akan tetapi usaha tersebut masih banyak menemui jalan buntu, karena Belanda sudah lebih cerdik dengan menerapkan politik adu domba.
Baca juga: Apa Hubungan Persatuan dan Keberagaman Indonesia? Ini Penjelasannya
Alasan terbinanya persatuan bangsa Indonesia sebelum tahun 1908 karena adanya persamaan nasib, yang menimbulkan beberapa usaha rakyat menentang penjajah untuk mewujudkan kemerdekaan. (WWN)
