Konten dari Pengguna

Alasan Utama Hikayat Dapat Dikembangkan Menjadi Sebuah Cerpen

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/users/elifrancis-1160677/ - mengapa hikayat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerpen
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/users/elifrancis-1160677/ - mengapa hikayat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerpen

Dalam dunia sastra Indonesia, terdapat banyak jenis karya sastra berdasarkan bermacam-macam kategori, beberapa di antaranya cerpen, novel, cerbung, dan juga hikayat. Menurut Anda, mengapa hikayat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerpen? Apa alasannya?

Alasan Hikayat Dapat Dikembangkan Menjadi Cerpen

Sebelum membahas mengenai alasan mengapa hikayat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerpen, sebaiknya Anda ingat-ingat dulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan hikayat.

Mengutip dari Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA dan MA Rangkuman Bahasa Indonesia SMA MA SBMPTN, Tomi Rianto, hikayat merupakan salah satu karya sastra lama berbentuk prosa yang di dalamnya mengisahkan tentang kehidupan dari keluarga istana, kaum bangsawan, atau orang-orang ternama dengan segala kehebatannya.

Secara harfiah, arti hikayat sama dengan kenang-kenangan. Maksudnya, sebuah karya yang bisa menjadi kenangan atau sebagai riwayat dari buah pemikiran sang penulis.

https://pixabay.com/users/ramdlon-710044/

Mengapa Hikayat Dapat Dikembangkan Menjadi Sebuah Cerpen?

Berikut beberapa alasan mengapa hikayat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerpen dalam karya sastra.

1. Unsur penting cerpen yang ternyata ada di hikayat

Cerpen (cerita pendek) hanya memuat satu konflik utama. Unsur pentingnya adalah adanya tema, tokoh, alur, konflik dan latar kejadian. Hikayat juga ditulis dengan unsur-unsur tersebut.

2. Hikayat berbentuk cerita panjang

Hikayat adalah karya sastra yang biasanya ditulis dalam bentuk panjang. Panjangnya isi hikayat tentu saja bisa disingkat untuk menjadi sebuah cerpen.

3. Cerita pendek adalah kisah fiksi

Cerpen adalah karya sastra berbentuk fiksi atau rekaan. Sama dengan hikayat, cerpen sebagai karya fiksi cenderung fokus pada perasaan emosional dari pembacanya dan bukan logika.

4. Sumber ide pembuatan cerpen yang sangat luas

Sumber ide cerpen bisa berasal dari mana saja termasuk dari hikayat. Hikayat bisa menjadi sumber ide cerpen yang baik dan indah untuk dinikmati pembaca.

5. Mengubah hikayat menjadi cerpen tidaklah sulit

Mengubah sebuah hikayat menjadi cerpen ternyata tidaklah terlalu sulit.

6. Tidak pernah ada larangan mengubah hikayat menjadi cerpen

Ini mungkin adalah alasan paling mendasar mengapa hikayat dapat dikembangan menjadi sebuah cerpen. Di dalam karya sastra dengan bentuk fiksi tidak pernah ada larangan cerita harus realistis, memuat fakta dan lainnya. Tidak pernah ada secara khusus larangan untuk mengubah jenis karya sasrta yang satu menjadi karya lainnya.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai berbagai alasan mengapa hikayat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerpen dalam sastra. Semoga bermanfaat. (DNR)