Alasan Virus Termasuk Organisme Aseluler beserta Ciri-Cirinya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Uraikan alasan virus termasuk organisme aseluler beserta ciri-cirinya! Virus adalah salah satu organisme yang mempunyai sifat khusus dan menarik untuk dipalajari. Virus hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop elektron.
Hal ini dikarenakan ukuran tubuh virus yang sangat kecil berkisar antara 10 nm sampai 300 nm (nm = nanometer, 1 mm = 10 -9 m). Virus merupakan organisme yang sangat sederhana. Meskipun sederhana, virus dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit.
Virus Termasuk Organisme Aseluler beserta Ciri-Cirinya
Uraikan alasan virus termasuk organisme aseluler beserta ciri-cirinya! Berdasarkan buku yang berjudul Superlengkap Biologi SMA, Sinta Sasika Novel, (2021:11), virus merupakan aseluler, di mana tidak mempunyai bentuk sel sehingga tidak memiliki membran sel, sitoplasma, dan organel sel.
Dalam buku yang berjudul Gizi Dalam Biologi Modern, Ir. Ummi Rohajatien, dkk., (2022:21), menjelaskan bahwa virus tidak mempunyai sel, karena virus adalah aseluler. Aseluler adalah tidak memiliki sel.
Hal inilah yang menyebabkan perdebatan tentang masuknya virus ke dalam mahluk hidup atau tidak. Lalu, bagaimanakah cara virus hidup dan berkembang biak?
Pada dasarnya, virus tidak bisa bereproduksi sendiri karena tidak mempunyai sel dan virus tidak bisa hidup tanpa sel inangnya.
Karena tidak dapat hidup tanpa sel inang, virus juga tidak dapat berkembang biak tanpa sel inang. Kondisi virus tanpa sel inang sering disebut fase pasif atau beku.
Adapun ciri-ciri virus mengutip dari buku yang berjudul Biologi SMA/MA Kls X (Diknas), Gunawan Susilowarno, dkk., halaman 32, adalah sebagai berikut.
Struktur virus sangat sederhana, terdiri atas asam nukleat (DNA atau RNA) dan protein (kapsid) sehingga virus dalam tingkat organisasi kehidupan termasuk makhluk hidup tingkat molekuler.
DNA dapat berfungsi sebagai gen, kumpulan dari gen disebut genom. Genom pada virus terkecil berjumlah 4 gen, sedangkan yang terbesar memiliki beratus-ratus gen.
Virus hanya dapat bereplikasi di dalam sel atau jaringan hidup sehingga disebut parasit obligat intraseluler.
Pada umumnya, virus tidak mempunyai membran plasma, sitoplasma, dan ribosom sehingga belum disebut sebagai sel.
Bentuknya bervariasi ada yang oval, bulat, batang, dan bentuk T.
Virus dapat dikristalkan, tetapi apabila berada pada sel dan jaringan hidup mampu mengadakan replikasi, maka virus dapat disebut sebagai makhluk peralihan.
Baca juga: 3 Manfaat Virus dalam Bidang bioteknologi bagi Kehidupan Manusia
Demikianlah uraian alasan virus termasuk organisme aseluler beserta ciri-cirinya. Semoga uraian di atas dapat bermanfaat untuk menambah wawasan atau untuk membantu menjawab soal tentang virus. (Adm)
