Konten dari Pengguna

Alat yang Berfungsi untuk Mengetahui Adanya Arus dalam Instalasi Listrik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alat yang Berfungsi untuk Mengetahui Apakah dalam Instalasi Listrik terdapat Arus Listrik atau Tidak  Sumber Unsplash/Nicolas Thomas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alat yang Berfungsi untuk Mengetahui Apakah dalam Instalasi Listrik terdapat Arus Listrik atau Tidak Sumber Unsplash/Nicolas Thomas

Alat ukur dan pengukuran listrik merupakan materi dasar untuk Elektronika. Alat yang berfungsi untuk mengetahui apakah dalam instalasi listrik terdapat arus listrik atau tidak adalah salah satu jenis alat ukur listrik.

Alat ukur listrik adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur besaran listrik yang mengalir. Besaran listrik dapat berupa hambatan listrik (R), kuat arus listrik (I), beda potensial listrik (V), daya listrik (P), dan lainnya.

Alat yang Berfungsi untuk Mengetahui Apakah dalam Instalasi Listrik terdapat Arus Listrik atau Tidak adalah Tespen, Simak Ulasannya!

Ilustrasi Alat yang Berfungsi untuk Mengetahui Apakah dalam Instalasi Listrik terdapat Arus Listrik atau Tidak Sumber Unsplash/Israel Palacio

Terdapat beberapa jenis alat ukur listrik dengan fungsinya masing-masing. Diambil dari Buku Ajar Teori Dasar Listrik dan Elektronika, Muhammad Naim (2022:91), alat yang berfungsi untuk mengetahui apakah dalam instalasi listrik terdapat arus listrik atau tidak adalah sebagai berikut.

1. Tespen

Tespen atau Test Pen merupakan salah satu alat yang paling sering digunakan oleh para teknisi listrik dalam melakukan pekerjaannya.

Tespen adalah alat ukur yang digunakan untuk mengetahui atau mengecek apakah sebuah penghantar listrik memiliki tegangan listrik atau tidak. Penghantar listrik dapat berupa kabel listrik, kawat listrik, maupun stop kontak listrik.

Bentuknya yang relatif kecil dan mirip seperti sebuah pena membuatnya sangat mudah untuk dibawa-bawa. Ujung tespen yang yang berbentuk "minus", dapat dijadikan sebagai obeng untuk melonggarkan atau mengetatkan sekrup (screw).

Tespen dapat mengetahui ada atau tidaknya aliran listrik di suatu penghantar listrik, dengan sebuah indikator lampu. Jika terdapat listrik, maka lampu indikator akan menyala. Namun, jika tidak ada aliran listrik, maka lampu indikator tidak akan menyala.

2. Tang Ampere

Tang ampere atau clamp meter adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur arus listrik pada sebuah kabel konduktor yang dialiri arus listrik. Alat ini menggunakan dua rahang penjepitnya (clamp), tanpa harus memiliki kontak langsung dengan terminal listriknya.

3. Multimeter

Multimeter adalah alat yang berfungsi untuk mengukur voltage (tegangan), ampere (arus listrik), dan ohm (hambatan atau resistansi) dalam satu unit. Multimeter sering disebut juga dengan multitester atau AVOMeter (Ampere Volt Ohm Meter).

Baca juga: 14 Kegunaan Multimeter dalam Alat Ukur Elektronika

Alat yang berfungsi untuk mengetahui apakah dalam instalasi listrik terdapat arus listrik atau tidak adalah tespen. Selain itu, tespen juga bisa digunakan sebagai obeng karena memiliki kepala pipih (-). (DK)