Antonim Prefiks dalam Tesaurus Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prefiks merupakan salah satu morfem (unit terkecil) terikat dalam Bahasa Indonesia. Terdapat antonim prefiks yang dapat ditemukan dalam kamus Tesaurus.
Tesaurus adalah kamus yang merujuk pada kata dengan daftar sinonim dan antonimnya.
Antonim Prefiks dan Makna Katanya
Antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lainnya. Memahami antonim prefiks akan lebih mudah jika diketahui arti katanya lebih dahulu.
Arti kata prefiks menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah awalan, atau imbuhan yang ditambahkan pada bagian awal sebuah kata dasar atau bentuk dasar.
Antonim prefiks yang terdapat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia adalah sufiks, yaitu akhiran atau imbuhan yang ditambahkan pada bagian akhir kata dasar.
Antonim berasal dari kata 'anti' atau 'ant', artinya lawan, dan 'onuma' yang artinya 'nama'. Dengan demikian, antonim diartikan sebagai kata-kata yang maknanya berbeda atau berlawanan.
Berdasarkan buku Sukses UN SMP/MTs 2016, Tim Studi Center (2015:35), antonim terdiri atas beberapa jenis berikut ini.
1. Antonim kembar, merupakan antonim yang melibatkan pertentangan antara dua kata. Antonim jenis ini tidak dapat digantikan oleh kata yang lainnya.
Contoh:
Jantan >< betina.
Diam>< bergerak.
Hidup >< mati.
2. Antonim gradual atau tingkatan, yaitu jenis antonim dengan memasangkan sebuah kata dengan kata atau kelompok kata yang sifatnya bertingkat.
Contoh:
Gemuk >< kerempeng.
Gemuk >< kurus.
Gemuk >< langsing.
3. Antonim relasional, yaitu pertentangan dua kata yang kehadirannya saling membutuhkan.
Contoh:
Bapak x anak.
Suami x istri.
Guru x siswa.
4. Antonim hierarki, yaitu pertentangan antara kata-kata yang maknanya berada dalam posisi tingkatan (jabatan).
Contoh:
Jenderal >< kapten.
Presiden >< menteri.
Kilogram >< gram.
5. Antonim majemuk, antonim jenis ini memungkinkan sebuah kata berantonim dengan kata yang lainnya selain pasangan sebelumnya.
Contoh:
Merah >< putih (diasosiasikan dengan warna bendera Indonesia).
Merah >< hitam (diasosiasikan dengan warna tua).
Merah >< hijau (diasosiasikan dengan warna lampu lalu lintas).
Baca juga: Antonim Prematur dalam Bahasa Indonesia beserta Pengertiannya.
Antonim prefiks dalam Tesaurus Bahasa Indonesia adalah sufiks. Jika prefiks merupakan imbuhan awalan, maka sufiks adalah imbuhan akhiran pada kata dasar dalam tulisan.(DK)
