Apa itu Analitik? Inilah Pengertian, Manfaat, dan Jenis-jenisnya

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
25 Juli 2022 17:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi apa itu analitik, sumber foto: (JC Gellidon) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu analitik, sumber foto: (JC Gellidon) by unsplash.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Apa itu analitik? Dalam pelajaran kimia, kita mengenal istilah analitik yang merupakan cabang dari ilmu kimia. Analitik lebih fokus kepada pembahasan analisis terhadap cuplikan material yang digunakan untuk mengetahui struktur, komposisi, dan fungsi kimiawinya. Dalam implementasi pada kehidupan sehari-hari, analitik juga digunakan untuk mempelajari analisis lingkungan dan cara-cara pemisahan dalam sampel. Agar semakin memahaminya, mari simak pengertian, manfaat, dan jenis-jenis analitik dalam kimia.
ADVERTISEMENT

Pengertian Analitik

Mengutip buku Aplikasi Toksikologi dalam Ilmu Kedokteran Forensik oleh Wiraagni, dkk (2021), analitik adalah materi yang mempelajari tentang identifikasi, pemisahan, dan penentuan komponen di dalam sampel, teori, dan cara-cara melakukan analisis kimia pada zat atau senyawa tertentu.
Analitik diartikan sebagai suatu proses penelitian untuk memperoleh data atau kesimpulan dalam sebuah aktivitas atau pekerjaan. Dalam arti sempit, analitik artinya suatu kegiatan yang diterapkan di laboratorium dalam rangka mengamati kandungan pada zat yang menjadi sampel.

Manfaat Analitik dalam Kimia

Ilustrasi apa itu analitik, sumber foto: (JLi linC Gellidon) by unsplash.com
Dalam studi kimia, analitik memiliki sejumlah manfaat, di antaranya sebagai berikut:
• Digunakan untuk menguji zat yang menjadi sampel.
• Untuk menimbang atau mengukur peresapan cahaya yang berasal dari substansi.
• Mengukur peresapan serta bentuk emisi lainnya dari radiasi elektromagnetik.
ADVERTISEMENT
• Digunakan untuk mengontrol respon sampel kepada sinyal-sinyal listrik.
• Untuk mengenali senyawa dengan cara mengukur massa dari bagian-bagian yang tidak sama dari molekul.

Jenis-jenis Analitik dalam Kimia

Analitik dalam kimia terdiri dibagi menjadi dua jenis, yakni kualitatif dan kuantitatif. Adapun penjelasannya yakni sebagai berikut:

1. Analisis Kimia Kualitatif

Jenis-jenis analitik yang pertama yaitu kualitatif. Jenis ini adalah suatu rangkaian proses analisis yang memiliki tujuan untuk mengetahui letak suatu ion, senyawa, atau unsur kimia lain dalam bentuk organik maupun anorganik pada sampel yang dianalisis.
Tujuannya yaitu untuk dapat mengetahui keberadaan suatu unsur atau senyawa kimia, baik itu organik maupun inorganik.

2. Analisis Kimia Kuantitatif

Jenis analitik yang kedua adalah analitik kimia kuantitatif. Analitik ini adalah rangkaian aktivitas analisis yang memiliki tujuan untuk mengetahui jumlah suatu senyawa atau unsur dalam sampel yang dianalisis.
ADVERTISEMENT
Setelah menyimak penjelasan di atas, bisa dipahami bahwa metode analitik kimia sangat penting diterapkan untuk kebutuhan pengujian sampel di laboratorium. Dengan begitu, maka berbagai zat atau molekul dapat diidentifikasi dengan mudah. (DLA)