Apa Itu Bade dalam Kebudayaan Bali? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kebudayaan sangat unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya yang cukup terkenal adalah upacara Ngaben. Dalam upacara ini ada yang disebut Bade, lalu apa itu Bade?
Bade merupakan bagian penting dalam upacara Ngaben yang biasa dilakukan oleh masyarakat Bali. Upacara ini merupakan upacara yang bertujuan untuk melakukan kremasi atau pembakaran jenazah.
Apa Itu Bade dalam Kebudayaan Bali? Ini Penjelasannya untuk Menambah Wawasan dan Pengetahuan
Ngaben merupakan salah satu upacara adat yang cukup terkenal di kalangan masyarakat Bali dan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Namun, perlu diketahui bahwa upacara ini hanya dilakukan pada waktu tertentu saja.
Upacara ini merupakan upacara yang bertujuan untuk melakukan kremasi pada jenazah, khususnya adalah jenazah keluarga raja atau puri di Bali. Dalam acara Ngaben ada yang disebut dengan Bade.
Lalu apa itu Bade dalam kebudayaan Bali? Dikutip dari buku Ade Dalam Prosesi Ngaben Masyarakat Bali karya I Ketut Sudharma Putra dkk., (2020) Bade merupakan struktur berukuran besar dan tinggi yang dirancang khusus untuk mengusung jenazah dalam prosesi ngaben di Bali.
Benda ini tidak bisa dibuat sembarangan karena harus berdasarkan pada aturan, konsep, dan ajaran Hindu. Bangunan ini mengadopsi konsep gunung dan Tri Angga, yang terlihat dari tiga bagian utamanya: dasar, badan, dan atap.
Selain digunakan sebagai tempat untuk menaruh jenazah yang akan dikremasi menggunakan adat Bali, Bade dilengkapi dengan lembu dan wadah. Ketiganya berperan sebagai perlengkapan ritual ngaben, namun penggunaannya berbeda berdasarkan status sosial.
Wadah diperuntukkan bagi individu tanpa kasta, sedangkan bade dan lembu digunakan oleh golongan bangsawan. Tingkat kerumitan bade juga bervariasi, di mana keluarga puri atau bangsawan biasanya memiliki bade dengan desain lebih kompleks.
Pembuatan bade tidak dapat dilakukan sembarangan. Proses ini memerlukan pemahaman mendalam tentang agama, filsafat, dan seni. Sebelum digunakan, bade harus melalui upacara memplaspas. Pembuatannya dipimpin oleh undagi, yaitu tukang ahli yang telah melewati proses pelatihan dan upacara pewintenan.
Pemilihan hari pembuatan juga mengikuti penanggalan Bali, dengan menghindari hari wewaran pasah yang dianggap kurang baik.
Baca juga: Kearifan Lokal Upacara Adat Ngaben di Bali
Berdasarkan ulasan di atas maka bisa disimpulkan bahwa jawaban dari pertanyaan apa itu Bade dalam kebudayaan Bali adalah salah satu barang yang digunakan dalam upacara Ngaben atau kremasi jenazah. (WWN)
