Konten dari Pengguna

Apa Itu Character Development dalam Sastra? Ini Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Apa Itu Character Development. Sumber: Unsplash/Elaine Howlin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Apa Itu Character Development. Sumber: Unsplash/Elaine Howlin

Apa itu character development dalam sastra? Suatu karya sastra naratif memiliki beberapa elemen kunci di dalamnya, salah satunya karakter atau tokoh. Karakter merupakan pelaku dalam cerita yang dapat berupa manusia, hewan, atau makhluk imajiner.

Karakter dalam karya sastra dapat mengalami character development atau pengembangan karakter. Terdapat beberapa unsur yang memengaruhi character development, misalnya konflik yang dialami karakter tersebut.

Apa Itu Character Development dalam Sastra?

Ilustrasi untuk Apa Itu Character Development. Sumber: Unsplash/Priscilla Du Preez

Mengutip dari Analisis Wacana Unsur-Unsur Novel, Harahap, dkk (2022:53), tokoh adalah salah satu unsur intrinsik pembangun cerita dalam sebuah karya fiksi. Kehadiran tokoh adalah unsur yang sangat penting.

Tokoh dalam karya sastra dapat mengalami character development. Apa itu character development? Character development atau pengembangan karakter merupakan proses pengembangan watak tokoh dalam cerita.

Pengembangan tersebut meliputi kepribadian, sikap, motivasi, atau perannya dalam alur. Character development menggambarkan proses seorang tokoh diperkenalkan dan mengalami perubahan, pertumbuhan, atau pendalaman sepanjang cerita.

Terdapat dua bentuk utama character development sebagai berikut.

  • Tokoh statis: karakter yang tidak banyak berubah dari awal cerita hingga akhir cerita.

  • Tokoh dinamis: tokoh yang mengalami perubahan besar, baik secara internal maupun eksternal.

Unsur-Unsur yang Memengaruhi Character Development dalam Karya Sastra

Ilustrasi untuk Apa Itu Character Development. Sumber: Unsplash/Elin Melaas

Terdapat beberapa unsur yang memengaruhi character development dalam karya sastra. Berikut adalah penjelasannya.

1. Latar Belakang Tokoh

Salah satu unsur yang dapat memengaruhi character development adalah dari latar belakang tokoh. Beberapa hal dapat membentuk kepribadian tokoh adalah masa kecil, lingkungan keluarga, pendidikan, status sosial, trauma masa kecil, dan sebagainya.

Contohnya, karakter Harry Potter yang rendah hati dan pemberani berawal dari anak polos yang disiksa oleh keluarga bibinya. Setelah mengalami berbagai konflik, Harry menjadi penyihir yang hebat.

2. Konflik Internal dan Eksternal

Konflik adalah salah satu hal yang paling memengaruhi character development. Ada dua macam konflik, yaitu internal dan eksternal. Contoh konflik internal adalah pergulatan batin. Sedangkan, contoh konflik eksternal adalah tekanan dari orang lain atau lingkungan.

Contoh tokoh yang mengalami pergulatan batin adalah Elizabeth Bennet dari Pride and Prejudice. Elizabeth awalnya terlalu cepat menghakimi orang lain. Seiring berjalannya waktu, Elizabeth menjadi orang yang lebih bijaksana dan terbuka.

3. Pilihan dan Tindakan

Pilihan dan tindakan yang diambil oleh tokoh dalam menghadapi suatu masalah atau konflik juga menunjukkan pertumbuhan karakter. Contohnya adalah Katniss Everdeen dari The Hunger Games yang secara sukarela menggantikan adiknya untuk menjadi peserta Hunger Games. Hal tersebut menjadi awal perkembangan Katniss sebagai simbol pemberontakan.

Baca juga: Unsur Intrinsik Karya Sastra yang Berkaitan dengan Pesan

Apa itu character development dalam sastra? Character development adalah proses pengembangan watak tokoh dalam cerita. (KRIS)