Apa Itu Darurat Militer? Ini Penjelasan dan Dampaknya Bagi Negara

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu darurat militer? Pertanyaan ini banyak diajukan oleh masyarakat yang baru mendengar istilah darurat militer.
Darurat militer termasuk salah satu jenis keadaan bahaya di negara Indonesia. Jenis keadaan bahaya sesuai tingkatannya yaitu darurat sipil, darurat militer, dan keadaan perang.
Memahami Apa itu Darurat Militer di Indonesia
Penjelasan mengenai apa itu darurat militer terdapat dalam buku Negara dalam Keadaan Darurat, Adiguna Bimasakti (2021:24). Berdasarkan buku tersebut, darurat militer adalah keadaan bahaya yang membutuhkan penanganan khusus dengan pertimbangan Presiden.
Di Indonesia, penerapan darurat militer diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 23 Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya. Penanganan darurat militer umumnya menggunakan alat-alat kelengkapan militer, meskipun juga terdapat bantuan dari kelengkapan sipil.
Darurat militer berada satu level di atas darurat sipil. Oleh sebab itu, di suatu wilayah yang ditunjuk menjadi Penguasa Darurat Militer Daerah adalah Komandan Militer di daerahnya masing-masing.
Dampak Darurat Militer yang Perlu Diwaspadai
Darurat militer memiliki berbagai dampak bila diberlakukan. Berikut ini adalah dampak dari pemberlakuan darurat militer bagi negara.
1. Konsolidasi Pemerintahan
Presiden sebagai kepala negara dapat menggunakan darurat militer sebagai strategi konsolidasi dalam pemerintahan. Tujuannya untuk memulihkan ketertiban, dan mengesahkan kebijakan-kebijakan yang berpotensi menimbulkan konflik dan kerusuhan.
2. Aksi Protes
Darurat militer diberlakukan setelah adanya demonstrasi dan aksi protes massa berskala besar. Dengan demikian, risiko kehilangan legitimasi pemerintahan akan meningkat.
3. Oposisi
Pihak oposisi dapat memanfaatkan konflik kepentingan publik akibat status darurat militer, untuk menantang otoritas Presiden. Kemungkinan terjadinya upaya pemakzulan, atau pemilihan umum (Pemilu) yang dipercepat juga semakin tinggi.
4. Ekonomi
Suhu tinggi politik akibat darurat militer dapat mengganggu aktivitas ekonomi negara. Akibatnya, mitra dagang, rantai pasokan, dan investor ragu untuk melanjutkan kegiatan ekonomi, sehingga potensi pengangguran, kejahatan, dan kriminalitas akan semakin meningkat.
5. Stabilitas Domestik
Ketidakstabilan situasi di dalam negeri dapat membatasi kemampuan untuk menanggapi provokasi dari negara-negara lain. Adapun kesempatan dalam berpartisipasi aktif dalam diplomasi regional, dan internasional juga akan semakin melemah.
Baca juga: Latar Belakang Pemerintahan Darurat dan Susunannya
Apa itu darurat militer? Darurat militer adalah keadaan bahaya suatu negara yang membutuhkan penanganan khusus militer dari Presiden.(DK)
