Konten dari Pengguna

Apa itu Pra Lansia? Ini Penjelasan dan Klasifikasinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu pra lansia. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Mehmet Altıntaş
zoom-in-whitePerbesar
Apa itu pra lansia. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Mehmet Altıntaş

Menjaga kesehatan dan kesejahteraan di usia tua pastinya jadi keinginan semua orang. Namun, untuk bisa mewujudkannya, butuh kesadaran dan persiapan sejak awal, terlebih lagi waktu mulai masuk masa pra lansia. Apa itu pra lansia?

Banyak yang sudah familiar sama istilah lansia, tapi belum tentu mengerti tentang pra lansia dan bagaimana tahapannya. Padahal, masa ini sangat penting dalam proses penuaan dan tidak boleh disepelekan agar saat tua nanti tidak menyesal.

Apa itu Pra Lansia? Ini Penjelasan beserta Klasifikasinya

Apa itu pra lansia. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Mehmet Turgut Kirkgoz

Mengutip dari Buku Konsep Dasar Perawatan Lansia, Dr. Ns. Elysabeth Sinulingga, M.Kep., Sp.Kep.MB., dkk (2025), secara umum, pra lansia itu sebutan untuk kelompok usia yang sedang berada di masa transisi menuju lansia, yaitu umur 45 sampai 59 tahun.

Setiap negara memiliki batasan umur masing-masing dalam mengaketogikan usia tua. Namun, ada pembagian kategori usia tua berdasarkan pedoman dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) seperti di bawah ini:

  • Usia Pertengahan (Pra Lansia): 45–59 tahun

  • Usia Lanjut (Lansia Muda): 60–74 tahun

  • Usia Tua (Lansia Madya): 75–90 tahun

  • Usia Sangat Tua (Lansia Tua/Super Tua): di atas 90 tahun

Sementara itu, di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) juga menetapkan hal serupa, yakni pra lansia berada pada usia 45–59 tahun, sebagai bagian dari kelompok dewasa akhir.

Biasanya, saat masuk pra lansia, mulai muncul perubahan fisik, mental, maupun sosial. Misalnya, mulai sering ada keluhan kesehatan kayak tekanan darah tinggi, masalah metabolisme, penglihatan mulai berkurang, sampai risiko penyakit degeneratif.

Secara psikologis, individu juga bisa merasakan stres atau cemas karena perubahan peran, misal mendekati masa pensiun. Dengan mengetahui soal klasifikasi ini, harapannya masyarakat lebih siap menghadapi proses menua secara sehat dan bermartabat.

Usia pra lansia harusnya jadi waktu yang tepat untuk membenahi gaya hidup dan menjaga keseimbangan antara tubuh sama pikiran. Lewat pola makan sehat, aktivitas fisik rutin, istirahat yang cukup, dan tetap menjaga hubungan sosial, kualitas hidup di usia tua bisa tetap terjaga.

Baca juga: Cara Merawat Tubuh agar Tetap Sehat

Itulah sedikit klasifikasi dan penjelasan mengenai apa itu pra lansia. Dukungan dan kesadaran tentang pra lansia itu sangat penting agar semua orang bisa menua dengan sehat, bahagia, dan tetap produktif. (RIZ)