Apa itu Rahajeng Kuningan? Ini Arti dari Ucapan Selamat dan Tradisinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rahajeng Kuningan adalah sebuah ungkapan yang sering diucapkan oleh umat Hindu di Bali saat merayakan Hari Raya Kuningan. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu makna dan bahasa apa itu Rahajeng Kuningan.
Hari Raya Kuningan sendiri diperingati 10 hari setelah Hari Raya Galungan. Di mana umat Hindu melakukan persembahyangan untuk menghormati leluhur dan memohon berkah dari Sang Hyang Widhi Wasa.
Apa Itu Rahajeng Kuningan? Ini Arti dan 4 Tradisinya
Mengutip dari buku Agama Hindu Kelas 7, I Wayan Midastra, dkk, (2007), hari raya kuningan adalah hari raya memperingati kebesaran Sang Hyang Widhi dalam wujud Sang Hyang Parama Wisesa, roh-roh suci, dan pahlawan dharma yang berjasa membentuk ahlak menusia.
Untuk menghargai dan memeriahkan hari raya tersebut, banyak orang yang memberikan selamat dengan Rahajeng Kuningan. Apa itu Rahajeng Kuningan. Ucapan ini bermakna "Selamat Hari Raya Kuningan" dan menjadi simbol harapan akan keselamatan, kesejahteraan, serta kebahagiaan bagi semua makhluk hidup.
Dalam bahasa Bali, kata "rahajeng" berarti selamat, sejahtera, atau sentosa. Sedangkan "Kuningan" merujuk pada hari raya itu sendiri. Ucapan Rahajeng Kuningan mengandung harapan agar perayaan ini membawa kedamaian dan kemakmuran bagi umat Hindu.
Adapun tradisi yang ada dalam hari raya tersebut sebagai berikut.
Ngatur Banten: Ngatur banten adalah tradisi menyusun persembahan yang terdiri dari nasi kuning, lauk pauk, dan buah-buahan. Persembahan ini sebagai ungkapan syukur kepada para dewa dan leluhur, dengan nasi kuning melambangkan kemakmuran dan kesuburan.
Melasti: Melasti adalah upacara penyucian diri dan benda-benda suci di laut, sungai, atau sumber air. Tujuannya untuk membersihkan diri dari kotoran lahir dan batin serta menyucikan benda-benda yang akan digunakan dalam upacara.
Ngembak Geni: Ngembak geni melibatkan penyalaan api suci yang simbol pembersihan diri dan penolak bala. Api suci dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang dapat memberikan perlindungan.
Nyuwun Pangestuan: Nyuwun pangestuan adalah tradisi memohon restu kepada orang tua atau pemimpin agama. Ini merupakan bentuk penghormatan dan permohonan doa agar setiap kegiatan selama perayaan Kuningan mendapatkan berkah.
Baca juga: Mengenal Penampahan Kuningan dalam Hari Raya Kuningan
Itulah penjelasan mengenai apa itu Rahajeng Kuningan. Rahajeng Kuningan bukan hanya sekadar ucapan selamat, tetapi juga merupakan bagian penting dari tradisi spiritual yang memperkuat hubungan antara manusia, leluhur, dan alam. (RIZ)
