Konten dari Pengguna

Apa itu Siklus Bulan? Ini Penjelasan dan Jenis Fasenya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa itu Siklus Bulan     Sumber Unsplash/Mark Tegethoff
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa itu Siklus Bulan Sumber Unsplash/Mark Tegethoff

Apa itu siklus bulan? Pertanyaan ini banyak diajukan dalam kelas yang tengah mempelajari ilmu astronomi.

Siklus bulan berkaitan dengan perjalanan bulan mengelilingi bumi, atau berevolusi terhadap bumi. Perhitungan kalender Hijriah disusun berdasarkan revolusi bulan mengelilingi bumi.

Mengetahui Apa itu Siklus Bulan dalam Astronomi

Ilustrasi Apa itu Siklus Bulan Sumber Unsplash/Benjamin Voros

Penjelasan untuk apa itu siklus bulan terdapat dalam buku Book Chapter Astronomi Islam Volume III, Ade Putra (2024:198). Dikutip dari buku tersebut, siklus bulan mengacu pada perubahan fase bulan yang terlihat dari bumi.

Pada siklus tersebut, bulan mengalami perubahan dalam pencahayaan yang terlihat dari bumi, karena posisinya relatif terhadap matahari dan bumi. Siklus bulan juga sering disebut siklus bulan sinodis yang berlangsung skitar 29,5 hari.

Rata-rata siklus sinodik bulan adalah 29,550589 hari. Artinya, dalam satu tahun umur penanggalan ini adalah 29,550589 x 12 = 354,60707 hari.

4 Jenis Fase dalam Siklus Bulan

Ilustrasi Apa itu Siklus Bulan Sumber Unsplash/Sanni Sahil

Siklus bulan atau siklus bulan sinodis terdiri dari beberapa jenis fase sebagai berikut.

1. Bulan Baru

Fase bulan baru memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Posisi bulan terletak hampir sejajar dengan bumi dan matahari.

  • Dalam kondisi ini, bulan dalam keadaan gelap dan tidak terlihat dari bumi karena bagian yang menghadap bumi tidak terkena cahaya.

2. Seperempat Pertama

Pada fase seperempat pertama, bulan dicirikan sebagai berikut.

  • Posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap matahari dan bumi.

  • Bulan mulai terlihat, baik dalam keadaan sabit maupun separuh.

3. Bulan Purnama

Pada fase bulan purnama, terdapat karakteristik yang membedakan sebagai berikut.

  • Posisi bulan terletak hampir segaris dengan bumi dan matahari, dengan posisi bumi di tengah.

  • Bagian bulan yang terkena sinar matahari adalah bagian permukaan bulan yang terang, sehingga bulan tampak penuh bulat seperti bumi.

4. Seperempat Terakhir

Ciri-ciri yang terdapat pada fase bulan seperempat terakhir adalah sebagai berikut.

  • Posisi bulan membentuk sudut tertentu terhadap matahari dan bumi.

  • Separuh bulan dalam keadaan gelap dan tidak bisa dilihat dari permukaan bumi.

  • Sebagian kecil bagian bulan yang menghadap bumi mulai menghilang, kembali ke bulan baru.

Baca juga: Fase-Fase Bulan yang Terbentuk dari Revolusi Bulan

Apa itu siklus bulan? Siklus bulan adalah perubahan kedudukan bulan selama berevolusi, yang menyebabkan bentuknya terlihat berbeda-beda dari bumi. (DK)