Konten dari Pengguna

Apa itu Tenaga Kerja Hijau? Ini Penjelasannya di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu tenaga kerja hijau. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Yury Kim
zoom-in-whitePerbesar
Apa itu tenaga kerja hijau. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Yury Kim

Dalam menghadapi tantangan krisis iklim dan ketidakstabilan ekonomi global, muncul konsep "tenaga kerja hijau" atau green jobs sebagai solusi yang mengintegrasikan perlindungan lingkungan dan pembangunan ekonomi. Apa itu tenaga kerja hijau?

Konsep ini semakin relevan bagi Indonesia, negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah namun juga rentan terhadap dampak perubahan iklim. Transisi menuju ekonomi hijau menjadi agenda penting untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Apa itu Tenaga Kerja Hijau? Ini Penjelasannya

Apa itu tenaga kerja hijau. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Mikael Blomkvist

Mengutip dari situs majalahsenta.kemnaker.go.id, konsep tenaga kerja hijau atau green jobs muncul sebagai upaya untuk mengatasi tantangan krisis iklim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Lalu, apa itu tenaga kerja hijau?

Tenaga kerja hijau merujuk pada jenis pekerjaan yang secara langsung maupun tidak langsung berkontribusi dalam pelestarian atau pemulihan lingkungan hidup, serta mendorong penggunaan sumber daya yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Hal ini mencakup pekerjaan di berbagai sektor seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah, pertanian organik, kehutanan berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, hingga konstruksi bangunan hemat energi.

Definisi yang digunakan oleh Bappenas mengaitkan pekerjaan hijau dengan tugas dan keterampilan khusus untuk mendukung proses serta produk ramah lingkungan, sekaligus mempromosikan pekerjaan yang layak.

Di Indonesia, pengembangan tenaga kerja hijau juga didorong oleh inisiatif seperti Peta Okupasi Nasional Green Jobs dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Peta ini memetakan jenis pekerjaan hijau di berbagai bidang termasuk pertanian, manufaktur, pariwisata, dan energi terbarukan.

Namun, tantangan besar masih ada, mulai dari rendahnya kesadaran masyarakat hingga belum optimalnya kesiapan pendidikan dan pelatihan vokasi (TVET) yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja hijau.

Keberadaan tenaga kerja hijau bukan hanya penting untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, namun juga menjadi kunci dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Tenaga kerja hijau harus memiliki akses terhadap pelatihan, perlindungan sosial, dan pendapatan yang layak. Untuk itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil sangat diperlukan.

Baca juga: Pengertian Pasar Input Tenaga Kerja dan Contohnya

Itulah sedikit penjelasan mengenai apa itu tenaga kerja hijau. Melalui kebijakan yang inklusif, pendidikan vokasi yang relevan, dan dukungan investasi, tenaga kerja hijau dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih adil, sehat, dan ramah lingkungan. (RIZ)