Apa Itu Zakat Mal dan Zakat Fitrah yang Diwajibkan Islam? Inilah Penjelasannya!

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga dan menjadi sebuah kewajiban umat muslim. Secara umum, zakat dalam Islam dibanding menjadi dua, yakni zakat mal dan zakat fitrah. Sebenarnya, apa itu zakat mal dan zakat fitrah?
Kedua zakat tersebut sama-sama mengeluarkan sebagian harta. Akan tetapi, zakat mal dan zakat fitrah memiliki perbedaan seperti pengertian, waktu, dan ketentuannya.
Apa Itu Zakat Mal dan Zakat Fitrah sebagai Rukun Islam Ketiga?
Pengertian zakat secara bahasa berasal dari kata “zaka” yang artinya berkah, tumbuh, bersih, suci, subur, dan baik. Sedangkan secara istilah, zakat merupakan pengambilan harta seseorang dengan sifat tertentu untuk diberikan kepada golongan yang membutuhkan.
Allah Swt. berfirman:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103)
Adapun jawaban dari pertanyaan apa itu zakat mal dan zakat fitrah yang dikutip dari laman baznas.go.id adalah.
1. Zakat Mal
Zakat mal adalah zakat yang dikeluarkan dari harta yang dimiliki seorang Muslim setelah mencapai nisab dan haul. Harta yang dikenakan zakat mal mencakup emas, perak, uang, hasil perdagangan, hasil pertanian, peternakan, dan lain sebagainya.
Nishab zakat penghasilan untuk melaksanakan zakat mal adalah sebesar 85 gram emas per tahun. Sedangkan besaran zakat yang wajib dikeluarkan sejumlah 2,5 persen dari harta selama satu tahun kalender Hijriah.
Sebagaimana dalam sebuah hadis dari Ali bin Abi Thalin, Rasulullah saw. bersabda:
“Tidak ada kewajiban atas kamu sesuatupun (yaitu dalam emas) sampai memiliki 20 dinar. Jika telah memiliki 20 dinar dan telah berlalu satu haul, maka terdapat padanya (zakat) 1/2 dinar. Selebihnya dihitung sesuai dengan hal itu, dan tidak ada di harta zakat, kecuali setelah satu haul.“ (HR. Abu Daud no. 1573 dan Al Baihaqi 4/95)
2. Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib yang dikeluarkan setiap umat muslim menjelang Idulfitri. Besaran zakat yang wajib dibayarkan adalah satu sha’ makanan pokok. Seperti dalam sebuah hadis dari Ibnu Umar, dirinya berkata:
”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah dengan satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum bagi setiap muslim yang merdeka maupun budak, laki-laki maupun perempuan, anak kecil maupun dewasa. Zakat tersebut diperintahkan dikeluarkan sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan salat id.” (HR. Bukhari no. 1503 dan Muslim no. 984)
Baca Juga: Bolehkah Zakat Fitrah ke Nenek Sendiri? Ini Jawaban Selengkapnya
Sekarang sudah tahu apa itu zakat mal dan zakat fitrah sebagai rukun Islam yang ketiga. Dengan mengetahuinya, bersegera untuk membayar apabila telah mencapai syarat dan waktu yang telah ditentukan.(MZM)
