Apa Peninggalan Raden Patah yang Sampai saat Ini Masih Lestari? Ini Faktanya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Raden Patah merupakan tokoh besar dalam sejarah Kerajaan Demak di Indonesia. Hal itu dapat terjadi karena Raden Patah adalah pendiri Kerajaan Demak. Peninggalan Raden Patah yang sampai saat ini masih dapat kita saksikan adalah Masjid Agung Demak.
Masjid tersebut merupakan bukti sejarah tentang keberadaan Kerajaan Demak di wilayah Jawa. Banyak masyarakat mempercayai bahwa Masjid Agung Demak merupakan tempat berkumpulnya para wali yang menyebarkan agama Islam.
Peninggalan Raden Patah yang Sampai saat Ini Masih Dapat Kita Saksikan adalah Masjid Agung Demak
Peninggalan Raden Patah yang sampai saat ini masih dapat kita saksikan adalah Masjid Agung Demak. Fakta tersebut merujuk pada catatan sejarah bahwa Raden Patah merupakan pendiri Kerajaan Demak di Indonesia.
Berdasarkan kondisi itu, Masjid Agung Demak yang merupakan peninggalan Kerajaan Demak dapat pula dikatakan sebagai peninggalan Raden Patah. Guna mengenal seluk-beluk Masjid Agung Demak, berikut tiga fakta mengenai peninggalan Kerajaan Demak.
1. Bangunan Masjid Agung Demak
Dikutip dari buku Masjid Agung Demak, Maryanto dan Zaimul (2009: 9), bangunan Masjid Agung Demak merupakan sebuah kompleks seluas 1,5 hektare. Bangunan tersebut memiliki banyak bagian, antara lain:
Ruang utama;
Serambi;
Makam;
Paseban;
Museum;
Wisma tamu; serta
Perpustakaan.
2. Bentuknya Mirip dengan Masjid Kuno Jawa
Bentuk Masjid Agung Demak ternyata mirip dengan sejumlah masjid kuno Jawa, seperti Masjid Agung Kasepuhan, serta Masjid Menara Kudus. Kemiripan tersebut dapat terjadi karena adanya ciri yang serupa pada beberapa bagian masjid.
Mengutip dari buku yang sama, Maryanto dan Zaimul (2009: 9), ciri khas masjid kuno Jawa, yaitu:
Mempunyai pagar keliling.
Ruang utama berdiri pada fondasi berdenah bujur sangkar.
Mempunyai serambi dan kolam di depan atau di kanan kiri masjid.
Mempunyai tempat berdirinya imam untuk salat berjemaah.
Mempunyai tempat salat jemaah wanita.
Memiliki atap tumpang dengan puncak mustaka.
3. Penting bagi Perkembangan Islam
Dikutip dari buku Jelajahi Wisata Nusantara, Yulianingsih (2017: 195), banyak orang mempercayai bahwa Masjid Agung Demak sebagai tempat berkumpulan para wali penyebar agama Islam. Kepercayaan tersebut memang merupakan asumsi banyak orang.
Kondisi itu wajar terjadi karena faktanya, Kerajaan Demak merupakan kerajaan yang memiliki peran besar dalam penyebaran agama Islam. Pada proses penyebaran agama Islam itu, para wali memang turut membantu.
Baca juga: Latar Belakang Berdirinya Kerajaan Demak
Kini, jelas bahwa peninggalan Raden Patah yang sampai saat ini masih dapat kita saksikan adalah Masjid Agung Demak. Berdasarkan fakta tersebut, jelas pula bahwa Masjid Agung Demak merupakan peninggalan Kerajaan Demak di Indonesia. (AA)
