Apa yang Dilakukan dalam Analisis Situasi Tenaga Kerja? Ini Jawabannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tenaga kerja merupakan komponen yang penting bagi perusahaan. Oleh sebab itu, perekrutannya tak bisa dilakukan secara sembarangan sehingga harus melalui analaisis situasi terlebih dahulu. Apa yang dilakukan dalam analisis situasi tenaga kerja?
Secara singkat, analisis situasi tenaga kerja berkaitan dengan data-data tentang tenaga kerja. Data-data tersebut akan melalui berbagai tahapan sehingga dapat ditindaklanjuti.
Apa yang Dilakukan dalam Analisis Situasi Tenaga Kerja?
Menurut buku Dinamika Hukum Ketenagakerjaan Indonesia, Agusmidah (2010: 5), pengertian tenaga kerja menurut Undang-Undang No.13 Tahun 2003 adalah sebagai berikut.
Setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat.
Dari pengertian di atas dapat dipahami mengapa tenaga kerja itu penting bagi perusahaan. Tanpa ada tenaga kerja, maka barang atau jasa tidak bisa dibuat. Jika tidak ada barang atau jasa, perusahaan tak bisa memperoleh pemasukan. Bahkan, kegiatan ekonomi akan berhenti.
Bagaimanapun juga, tenaga kerja tak bisa direkrut begitu saja karena dapat mempengaruhi perusahaan serta kualitas dan kuantitas barang atau jasa yang dibuat. Itulah mengapa diperlukan analisis situasi tenaga kerja.
Lantas, apa yang dilakukan dalam analisis situasi tenaga kerja? Analisis tenaga kerja merupakan proses yang dimulai dari pengumpulan data, evaluasi, pengorganisasian, dan pembentukan keputusan sehingga dapat ditindaklanjuti.
Analisis ini diperlukan sebelum melakukan perekrutan tenaga kerja. Selain itu, analisis ini juga bisa digunakan untuk mengelola tenaga kerja yang sudah dimiliki perusahaan.
Hal-Hal yang Dipertimbangkan dalam Analisis Situasi Tenaga Kerja
Dalam proses ini, ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan. Hal-hal tersebut dibagi menjadi dua jenis, yaitu faktor internal dan eksternal. Berikut penjelasannya.
1. Faktor Internal
Faktor internal yang patut dipertimbangkan dapat dilihat dalam hasil analisis SWOT. Analisis SWOT ini terdiri dari kekuatan (strength), kelemahan (weakness), kesempatan (opportunity), dan ancaman (thread) yang dimiliki perusahaan.
Baca juga: Pengertian Analisis SWOT, Tujuan, dan Cara Menggunakannya
2. Faktor Eksternal
Selain itu, faktor eksternal juga patut dipertimbangkan. Faktor ini meliputi jumlah konsumen, kompetitor, dan berbagai hal lain yang bisa mempengaruhi jalannya perusahaan.
Jadi, apa yang dilakukan dalam analisis situasi tenaga kerja? Analisis situasi tenaga kerja merupakan proses dari pengumpulan data hingga dapat ditindaklanjuti sebelum perekrutan maupun untuk mengelola tenaga kerja yang sudah ada. (LOV)
