Apa yang Dimaksud Periodisasi dalam Sejarah? Ini Jawaban yang Tepat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud periodisasi dalam sejarah? Dalam sejarah, ada konsep berpikir sejarah yang diterapkan untuk memudahkan memahami peristiwa sejarah. Ada banyak sekali peristiwa sejarah yang telah terjadi sehingga diperlukan konsep berpikir tertentu.
Sejarah sangat penting untuk dipelajari. Dari sejarah, manusia bisa mengetahui berbagai peristiwa yang telah terjadi dan memetik pelajaran dari peristiwa tersebut.
Apa yang Dimaksud Periodisasi dalam Sejarah?
Apa yang dimaksud periodisasi dalam sejarah? Dikutip dari Sejarah untuk Kelas 1 SMA, Mustopo (2005:10), periodisasi adalah pembagian atau pembabakan peristiwa masa lalu yang sangat panjang menjadi beberapa zaman.
Pada hakikatnya, peristiwa sejarah saling berhubungan satu sama lainnya dan tidak terpisahkan oleh periodisasi. Periodisasi digunakan dalam penulisan sejarah dengan tujuan untuk memudahkan mempelajari sejarah dan memahami peristiwa sejarah secara kronologis.
Mengutip dari Buku Siswa Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10, Windriati (2021:10, 12), para sejarawan membagi sejarah menjadi dua periode berikut.
Zaman prasejarah, yakni zaman saat manusia belum mengenal tulisan. Pembagian ini dimulai sejak manusia ada sampai dengan ditemukannya peninggalan tertulis.
Zaman sejarah, yakni zaman saat manusia sudah mengenal tulisan. Pembagian ini dimulai sejak manusia mengenal tulisan sampai saat ini.
Masa sejak manusia ada sampai sekarang merupakan rentang waktu yang sangat panjang. Hal ini membuat ahli sejarah kerap mengalami kesulitan untuk memahami beberapa masalah pada sejarah kehidupan manusia. Agar lebih mudah dipahami, disusunlah periodisasi sejarah.
Misalnya, dalam sejarah Indonesia, periodisasi dibagi menjadi zaman praaksara dan zaman sejarah sebagai berikut.
1. Zaman Praaksara
Zaman ini adalah masa sebelum manusia mengenal tulisan. Sejarah pada zaman ini dipelajari dari peninggalan benda-benda purbakala, seperti artefak, fitur, ekofak, dan situs. Berikut penjelasannya.
Artefak, yakni semua benda yang memperlihatkan hasil garapan sebagai pengubahan sumber alam oleh manusia.
Fitur merupakan artefak yang tidak bisa dipindahkan tanpa merusak tempatnya.
Ekofak merupakan benda dari unsur lingkungan abiotik atau biotik.
Situs, yakni suatu bidang tanah yang mengandung peninggalan purbakala.
2. Zaman Sejarah
Zaman saat manusia mengenal tulisan. Zaman sejarah dibagi menjadi 3, yaitu
Zaman kuno: Zaman sejak kerajaan tertua sampai abad ke-14. Di zaman ini berkembang kebudayaan Indonesia yang terpengaruh oleh agama Hindu dan Buddha.
Zaman Indonesia baru: Dimulai sejak abad ke-15 yang berisi berkembangnya budaya Islam sampai dengan abad ke-18.
Zaman Indonesia modern: Dimulai sejak pemerintahan Hindia Belanda (1800), pergerakan kemerdekaan Indonesia, sampai saat ini.
Baca juga: Tiga Tahap Pembagian Masa Pergerakan Nasional dalam Sejarah Indonesia
Apa yang dimaksud periodisasi dalam sejarah? Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat dijadikan bahan belajar tambahan untuk menambah wawasan. (KRIS)
