Konten dari Pengguna

Apakah Ada Demo 4 September 2025? Fakta dan Informasi Terbaru

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi apakah ada demo 4 september 2025. sumber: unsplash/duncan shaffer
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi apakah ada demo 4 september 2025. sumber: unsplash/duncan shaffer

Masyarakat kini menyoroti dinamika politik dengan pertanyaan utama: apakah ada demo 4 September 2025 yang berlangsung di Jakarta dan beberapa kota besar Indonesia. Aksi ribuan massa dari berbagai elemen menjadi gambaran keresahan publik.

Melalui Sosiologi, Taufiq Rohman Dhohiri (2007:64) menjelaskan aksi protes atau demonstrasi sebagai gerakan yang dapat dilakukan secara perorangan maupun bersama. Tindakan ini digunakan untuk menyampaikan rasa tidak puas atau protes.

Penjelasan tentang Apakah Ada Demo 4 September 2025

ilustrasi apakah ada demo 4 september 2025. sumber: unsplash/koshu kunii-

Apakah ada demo 4 September 2025 diduga menjadi kelanjutan dari protes besar akhir Agustus yang memicu bentrokan serius. Berikut beberapa aksi demo yang diadakan tanggal 4 September 2025:

1. Aksi Buruh dan Mahasiswa

Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar aksi di sekitar kawasan Monas dengan mengangkat isu ketidakadilan. Mereka menyerukan rakyat untuk menolak represivitas aparat dan mengoreksi kebijakan negara yang dianggap merugikan masyarakat.

Selain itu, BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI dengan tema Selamatkan Indonesia. Mereka menyuarakan keresahan publik atas praktik korupsi, politisasi hukum, serta lemahnya komitmen pemerintah terhadap rakyat kecil.

Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menyebut tragedi Affan sebagai momentum reformasi besar. Mereka menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset, evaluasi anggaran DPR, audit BUMN, hingga pembebasan demonstran.

2. Aksi Kamisan dan Solidaritas Internasional

Aksi Kamisan tetap menjadi simbol perlawanan damai di berbagai daerah dengan agenda refleksi publik. Di Jakarta, kegiatan dilakukan di depan Istana Presiden dengan doa bersama, kuliah jalanan, dan seni perlawanan.

Di Palu, Aksi Kamisan ke-67 mengangkat tema September Hitam sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kekerasan negara. Hal ini menunjukkan bahwa perlawanan masyarakat tetap berjalan secara konsisten di berbagai wilayah.

Solidaritas juga bergema hingga luar negeri dengan warga Indonesia dan simpatisan di Den Haag. Mereka menyuarakan gerakan bertajuk Gerak Solidaritas Belanda untuk Affan Kurniawan serta seluruh korban kekerasan negara.

Baca juga: Cara Cek Bansos Kemensos Go Id 2025 beserta Besarannya

Apakah ada demo 4 September 2025 memperlihatkan bahwa semangat perlawanan masyarakat tidak menunjukkan tanda melemah. Masa depan bangsa ditegaskan sebagai milik bersama seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir kelompok berkuasa. (HAN)