Apakah Alias Kata Baku dalam Bahasa Indonesia? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata baku menjadi kata yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. Apakah alias kata baku? Ini penjelasannya dalam bahasa Indonesia yang perlu diketahui.
Alias adalah kata yang cukup sering kita dengar dalam keseharian. Alias umumnya digunakan untuk menyebutkan dua penamaan pada satu objek.
Apakah Alias Kata Baku dalam Bahasa Indonesia?
Alias termasuk dalam kata benda (nomina), yang selama ini telah digunakan baik dalam tulisan maupun percakapan. Untuk mengetahui apakah alias kata baku, simak penjelasannya yang mudah dipahami.
Alias merupakan bentuk kata percakapan, sehingga dapat digolongkan sebagai kata tidak baku. Untuk bahasa bakunya dapat digunakan kata disebut juga, sama dengan, atau nama samaran.
Sejarah umum perkembangan bahasa menunjukkan keterkaitan antara gaya berbahasa dengan tingkat pendidikan. Ragam itulah yang menjadi tolak ukur bagi pemakaian bahasa yang benar.
Dari sanalah muncul istilah bahasa baku atau bahasa standar. Berdasarkan buku Be Smart Bahasa Indonesia yang disusun oleh Ismail Kusmayadi (2008:69), kata baku adalah kata yang cara pengucapan atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau yang telah dibakukan.
Ragam kata baku memiliki sifat kemantapan dinamis, artinya memiliki kaidah dan aturan yang tetap. Dalam hal ini, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat dijadikan rujukan untuk mengetahui kata baku.
Bahasa baku mendukung empat fungsi, tiga di antaranya bersifat simbolik dan satu lagi bersifat objektif. Keempat fungsi itu adalah:
Fungsi Pemersatu.
Fungsi Pemberi Kekhasan.
Fungsi Pembawa Kewibawaan.
Fungsi sebagai Kerangka Acuan.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya kata atau bahasa yang tidak baku, yaitu sebagai berikut.
Pemakai bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata-kata yang dimaksud.
Pemakai terpengaruh oleh orang yang biasa menggunakan kata tidak baku.
Pemakai bahasa tidak baku akan selalu ada, karena tidak mau memperbaiki kesalahannya sendiri.
Berikut beberapa contoh kata baku dan tidak baku menurut KBBI.
Kata Tidak Baku - Kata Baku
Majlis - majelis.
Mampet - mampat.
Marga satwa - margasatwa.
Nafas - napas.
Nasehat - nasihat.
Obyek - objek.
Syaraf - saraf.
Tentram - tenteram.
Taubat - tobat.
Omset - omzet.
Baca juga: Penjelasan Kata Baku Teknologi dalam KBBI.
Apakah alias kata baku? Berdasarkan ulasan di atas, alias merupakan bentuk kata percakapan yang bukan termasuk kata baku.(DK)
