Konten dari Pengguna

Apakah Kartu Merah Bisa Main Lagi? Ini Ketentuannya dalam Permainan Sepak Bola

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah kartu merah bisa main lagi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah kartu merah bisa main lagi. Sumber: pexels.com

Sepak bola merupakan salah satu olahraga paling populer di Indonesia. Sama seperti olahraga lainnya, terdapat sejumlah peraturan yang harus dipatuhi oleh setiap pemain. Lantas, apakah kartu merah bisa main lagi?

Seperti yang diketahui bahwa ada beberapa jenis pelanggaran dalam permainan sepak bola yang akan dikenakan kartu merah. Apabila pemain melakukan pelanggaran tersebut dan mendapat kartu merah dari wasit, tentu ia akan mendapatkan sanksi atau hukuman tertentu.

Apakah Kartu Merah Bisa Main Lagi?

Ilustrasi apakah kartu merah bisa main lagi. Sumber: pexels.com

Pada dasarnya, kartu merah dalam sepak bola merupakan penanda dari wasit bahwa pemain yang mendapat kartu tersebut harus dikeluarkan dari pertandingan. Hal inilah yang membuat tim yang bersangkutan akan bermain dengan jumlah pemain kurang dari sebelas orang.

Jadi, apakah kartu merah bisa main lagi? Mengutip dari buku Inspirasi Sukses dari Sepak Bola, Iwel Sastra (2016:116), seorang pemain yang mendapatkan kartu merah secara otomatis harus keluar lapangan.

Bukan hanya itu saja, pemain yang mendapatkan kartu merah dalam kompetisi juga akan dilarang untuk bermain dalam satu atau dua laga berikutnya. Dalam sepak bola, tindakan pemain yang berisiko membuatnya mendapatkan kartu merah adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan pelanggaran keras yang berisiko mencelakakan pemain lawan.

  2. Pemain berlaku kasar secara fisik, seperti mendorong, memukul, atau menampar pemain maupun wasit.

  3. Berkata kasar atau meludah ke arah pemain lawan.

  4. Pemain melakukan pelanggaran secara disengaja untuk menggagalkan peluang pasti gol.

  5. Pemain sengaja menahan bola yang pasti masuk ke gawang lawan menggunakan tangan.

  6. Pemain mengganggu kelancaran proses adu penalti.

Sementara itu, untuk tim official juga berpotensi mendapatkan kartu merah apabila melakukan tindakan berikut.

  1. Membuang waktu ketika lawan akan memulai permainan, seperti menahan bola, menghalangi lawan, atau menendang bola jauh-jauh.

  2. Sengaja keluar dari area teknikal untuk melakukan protes terhadap official pertandingan dan aksi provokatif.

  3. Sengaja masuk area teknikal lawan dengan niat melakukan provokatif dan konfrontatif.

  4. Sengaja menendang atau melempar objek ke dalam lapangan.

  5. Memasuki lapangan unutk berkonfrontasi dengan official pertandingan ketika half-time atau full-time serta mengganggu permainan.

Baca Juga: Sebutan untuk Permainan Sepak Bola yang Hasil Akhirnya Sama

Itulah ulasan tentang apakah kartu merah bisa main lagi dalam permainan sepak bola dan penyebab pemain atau tim official mendapatkan kartu merah. (Anne)