Konten dari Pengguna

Apakah yang Dimaksud dengan Cascading? Ini Faktanya dalam Konteks Manajemen

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah yang Dimaksud dengan Cascading. Sumber: Unsplash/Walls.io
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah yang Dimaksud dengan Cascading. Sumber: Unsplash/Walls.io

Manajemen merupakan kegiatan yang memiliki hubungan dengan perencanaan, pengorganisasian, serta pengendalian. Salah satu istilah yang memiliki kaitan dengan kegiatan manajemen adalah cascading. Apakah yang dimaksud dengan cascading?

Cascading berasal dari kosakata bahasa Inggris, ‘cascade’ yang memiliki arti sebagai mengalir ke bawah. Makna cascading dalam konteks manajemen tidak mengacu pada mengalir secara fisik, melainkan mengacu pada aliran konsep.

Apakah yang Dimaksud dengan Cascading dalam Konteks Manajemen?

Ilustrasi Apakah yang Dimaksud dengan Cascading. Sumber: Unsplash/TECNIC Bioprocess Solutions

Apakah yang dimaksud dengan cascading? Dikutip dari buku Manajemen Kinerja SDM untuk Era Revolusi Industri 4.0, Ruky (2022: 211), cascading menurut kamus bahasa Webster dan Oxford merupakan air terjun kecil yang terdiri dari beberapa tingkatan.

Cascading dalam konteks manajemen tidak memiliki kaitan dengan air terjun kecil secara fisik. Cascading dalam konteks manajemen lebih merujuk pada proses pengaliran atau penjabaran strategi.

Penjabaran strategi tersebut berlangsung dari pimpinan ke unit kerja di bawahnya. Tindakan tersebut memiliki tujuan agar seluruh bagian organisasi (perusahaan) memahami tujuan bersama, termasuk visi, misi, serta strategi yang perlu dicapai.

Contoh Penerapan Cascading dalam Dunia Manajemen

Ilustrasi Apakah yang Dimaksud dengan Cascading. Sumber: Unsplash/Walls.io

Setiap organisasi atau perusahaan yang melakukan kegiatan manajemen umumnya juga melakukan cascading, baik secara sadar dan terencana maupun tidak. Contoh penerapan cascading dalam dunia manajemen, yaitu:

  • Direksi membuat target keuntungan 45% saat peluncuran produk baru. Direksi kemudian menyampaikan target tersebut kepada manajer di bawahnya dan manajer menyampaikan kepada unit kerja di bawahnya.

  • Kepala divisi pemasaran memiliki target penjualan 90%. Kepala divisi kemudian menjabarkan target tersebut, sehingga unit kerja di bawahnya dapat mengimplementasikan strategi pemasaran yang tepat.

  • Perusahaan menjabarkan bisnis utama menjadi beberapa bagian proses atau tugas. Contohnya, bisnis produksi media massa membagi tugas untuk divisi media sosial, media internet, dan acara off air.

Selain tiga contoh di atas, setiap orang yang merupakan bagian dari anggota organisasi atau pekerja suatu perusahaan umumnya akan mengalami proses cascading. Proses tersebut selalu ada karena pemahaman visi serta misi perusahaan sangat penting.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Aspek Legal dalam Manajemen SDM? Inilah Penjelasannya

Jadi, apakah yang dimaksud dengan cascading? Cascading merupakan proses penjabaran sasaran strategis yang seolah ‘mengalir’ seperti air. Maksud mengalir adalah penjabaran tersebut berasal dari atasan hingga ke unit kerja di bawahnya. (AA)