Konten dari Pengguna

Arti Agitasi beserta Penyebab dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Agitasi adalah. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Agitasi adalah. Sumber: pexels.com

Agitasi adalah istilah yang erat kaitannya dengan kesehatan mental seseorang. Akan tetapi, nyatanya masih banyak orang yang belum mengetahui istilah tersebut. Hal inilah yang membuat seseorang yang mengalami agitasi tidak mendapatkan perhatian khusus.

Padahal sebenarnya, si penderita akan menunjukkan gejala tertentu yang mudah dikenali. Oleh karena itulah, sangat penting bagi orang-orang untuk mengetahui penyebab dan gejala dari salah satu tanda penyakit mental yang satu ini.

Arti Agitasi beserta Penyebab dan Gejalanya

Agitasi adalah. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Extremity Fixation pada Pasien Kritis oleh Heru Suwardianto dan Sandy Kurniajati (2022:17), arti agitasi adalah gangguan perilaku yang ditandai dengan labilitas emosional, impulsif, kegelisahan motorik, dan agresi.

Sedangkan menurut KBBI, kata agitasi sendiri berarti hasutan kepada orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dan sebagainya), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik; pidato yang berapi-api untuk memengaruhi massa.

Dari segi kesehatan, penyebab terjadinya agitasi antara lain stres, burnout, tekanan dari lingkungan sekitar, sedang berduka, mengidap gangguan kecemasan (depresi dan bipolar), ketergantungan alkohol, mengidap gangguan perkembangan tertentu (autisme), hingga gangguan neurologis.

Adapun untuk berbagai gejala agitasi yang perlu diwaspadai oleh masyarakat adalah sebagai berikut.

  • Munculnya perasaan tidak enak atau selalu merasa gelisah.

  • Adanya dorongan untuk terus bergerak meskipun tanpa tujuan yang pasti.

  • Munculnya sifat yang cenderung mudah tersinggung walaupun hanya karena hal sepele.

  • Kurang memiliki kesabaran dalam menghadapi segala hal.

  • Merasa gugup ketika agitasi sedang kambuh atau menyerang.

  • Penderita cenderung memiliki sifat yang keras kepala.

  • Terlalu banyak atau sering merasa gembira secara berlebihan.

Berdasarkan gejala tersebut, beberapa orang yang mengalaminya juga akan bertindak kasar ataupun marah pada saat yang sama. Akan tetapi, perlu dipahami juga bahwa kondisi yang satu ini tidak sama dengan agresi, ya.

Baca Juga: Arti Deposit dan Jenis-Jenisnya

Nah, itu dia penjelasan lengkap seputar istilah agitasi yang erat kaitannya dengan masalah kesehatan mental. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan membuat masyarakat umum menjadi lebih waspada serta peduli terhadap pentingnya kesehatan mental seseorang. (Anne)