Arti Husnul Khotimah dalam Islam dan Perbedaannya dengan Khusnul Khotimah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan seorang muslim, mendoakan kebaikan untuk diri sendiri maupun orang lain merupakan salah satu bentuk kasih sayang dan ibadah. Salah satu doa yang sering diucapkan dan baik adalah arti husnul khotimah.
Namun, tidak sedikit yang secara tidak sadar mengucapkan atau menuliskan “khusnul khotimah” yang ternyata memiliki perbedaan. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk memahami arti sebenarnya dari istilah ini agar tidak salah dalam penyampaian doa.
Arti Husnul Khotimah dalam Islam beserta Perbedaannya dengan Khusnul Khotimah
Mengutip dari buku Panduan Fardu kifayah Beserta Doa, H. Sopian Riduan, S.Ag., M.Pd., (2023), arti husnul khotimah adalah sebuah akhir yang baik, dan kalimat husnul khotimah ini sering diucapkan ketika terdapat seseorang yang meninggal.
Secara bahasa, husnul khotimah (حُسْنُ الْخَاتِمَةِ) berasal dari dua kata, yaitu husn yang berarti “baik”, dan khotimah yang berarti “akhir”. Dengan demikian, husnul khotimah berarti “akhir yang baik”, yaitu wafat dalam keadaan beriman, bertakwa, dan diridhai Allah Swt.
Ini merupakan harapan tertinggi bagi seorang muslim dalam mengakhiri hidupnya. Banyak hadis yang menjelaskan bahwa siapa saja yang meninggal dengan membawa iman dan amal saleh, maka akan mendapatkan husnul khotimah.
Adapun istilah khusnul khotimah sering dianggap sebagai bentuk yang salah dari “husnul khotimah”. Namun, dua kata ini memiliki perbedaan mulai dari tulisan dan makna. Inilah perbedaannya antara husnul khotimah dan khusnul khotimah.
1. Dari Segi Ejaan
Husnul Khotimah adalah transliterasi yang benar dan sesuai dengan kaidah bahasa Arab.
Khusnul Khotimah adalah bentuk salah eja atau salah tulis dari Husnul Khotimah.
2. Dari Segi Makna
Husnul Khotimah bermakna akhir kehidupan yang baik dan diridai Allah.
Khusnul Khotimah tidak memiliki makna yang sahih dan dapat disalahartikan sebagai akhir yang hina jika dikaitkan dengan kata Arab yang mirip seperti khizyun (kehinaan).
3. Dari Segi Penggunaan Dalam Doa
Husnul Khotimah adalah doa yang benar dan dianjurkan untuk diucapkan.
Khusnul Khotimah sebaiknya dihindari karena berpotensi menimbulkan salah pengertian.
Baca juga: Innalhamdalillah Nahmaduhu Wanasta'inuhu, Kalimat Pembuka Ceramah Berbahasa Arab
Mengucapkan atau memahami arti husnul khotimah adalah wujud kesungguhan dan ketelitian dalam berdoa dalam Islam. Mari jaga kebaikan dalam lisan dan tulisan agar niat baik tidak disalahartikan karena kesalahan kecil yang berdampak besar. (RIZ)
