Arti Pakaian Sipil Lengkap beserta Tata Cara Pemakaiannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pakaian adalah salah satu kebutuhan primer yang harus dipenuhi semua orang. Tujunannya adalah melindungi tubuh mulai dari cuaca, sinat matahari, hingga benda-benda yang membahayakan lainnya. Namun dalam acara tertentu, pakaian yang digunakan tidaklah sembarangan. Misalnya saja Pakaian Sipil Lengkap atau biasa disebut PSL yang digunakan untuk acara kenegaraan. Sebenarnya, apa arti Pakaian Sipil Lengkap dan bagaimana tata cara pemakaiannya?
Arti Pakaian Sipil Lengkap beserta Tata Cara Pemakaiannya
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari Pakaian Sipil Lengkap (PSL) adalah pakaian yang khusus bagi pegawai, karyawan, dipakai pada acara resmi (berjas dan berdasi bagi laki-laki). Sedangkan berdasarkan buku Manajemen Perkantoran Profesional karya Wildan Zulkarnain dan Raden Bambang Sumarsono (2015:110), Pakaian Sipil Lengkap merupakan pakaian yang digunakan untuk acara resmi, terutama acara kenegaraan.
Dalam aturan PSL sebagaimana Perpres Nomor 71 Tahun 2018 Pasal 4 ayat 1 menjelaskan:
PSL untuk laki-laki berupa jas berwarna gelap, kemeja lengan panjang putih, celanan panjang berwarna sama dengan jas, dasi, dan sepatu hitam.
PSL untuk perempuan berupa jas berwarna gelap, kemeja putih, rok atau celana panjang yang berwarna sama dengan jas, dan sepatu hitam.
Adapun jas yang digunakan sebagai PSL terdiri dari 3 jenis, yakni:
Jas yang berkancing dua, yang dipakai dengan mengancingkan bagian atas, sedangkan kancing yang di bawah tetap terbuka.
Jas yang berkancing tiga, yang dipakai dengan mengancingkan bagian tengah saja, sedangkan kancing yang di atas dan di bawah tetap terbuka.
Jas yang berkancing ganda (berjajar di kiri dan di kanan) yang dipakai dengan mengancingkan dua kancing yang di kanan (yang berlubang kancing); kancing lain merupakan hiasan semata-mata. Pada waktu duduk, kancing yang di bawah biasanya dibuka agar jas tidak berkerut.
Penggunaan jas sebaiknya cukup panjang untuk menutupi dudukan celana dan sama panjang di sekeliling badan. Panjang lengan jas hendaknya sampai ke batas pergelangan tangan dalam keadaan lengan lurus. Lengkungan leher jas harus pas di bagian belakang leher dan kerah kemeja harus tampak kira-kira 1 cm di atas jas. Sedangkan lengan kemeja harus tampak kita-kita 1 cm di bawah batas lengan jas.
Demikianlah penjelasan tentang arti dari Pakaian Sipil Lengkap beserta tata cara penggunaanya. Semoga dengan informasi di atas, Anda dapat mengetahui gambaran tentang pakaian yang digunakan untuk jamuan resmi.(MZM)
