Arti Taaruf beserta Tata Caranya yang sesuai Syariah dan Anjuran Agama Islam

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah kamu bahwa taaruf dalam Islam dikenal sebagai salah satu metode mencari jodoh? Identik dengan menemukan pasangan hidup, taaruf merupakan adab dan tata cara berkenalan sesuai dengan syariah yang dianjurkan bagi seorang muslim yang hendak menikah.
Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, taaruf merupakan kata serapan dari bahasa Arab, yakni lita’arafu yang bermakna saling mengenal. Tidak sembarang berkenalan, taaruf memiliki sejumlah tahapan dan tata cara yang harus diperhatikan. Tata cara dan tahapan ini diperlukan untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan setelahnya.
Tata Cara Taaruf yang sesuai Syariah Islam
Pada umumnya, taaruf dilakukan sebelum seseorang melakukan khitbah atau dikenal dengan lamaran. Dalam melaksanakan taaruf, berikut adalah tata cara dan hal-hal yang harus kamu perhatikan:
Berniat untuk menikah, tidak hanya berkeinginan mempermainkan orang lain
Menyiapkan proposal untuk menikah yang nantinya akan disebut sebagai CV taaruf. Dalam proposal ini terdapat biodata lengkap terkait diri sendiri dan keluarga, serta gambaran pernikahan hingga rencana pasca menikah.
Perantara atau pembina akan menukarkan CV tersebut dengan calon yang sesuai atau yang mendekati kriteria berdasarkan proposal tersebut.
Setelah mendapatkan calon, para peserta taaruf akan ditukarkan CVnya dengan satu sama lain
Jika kedua peserta saling tertarik, maka si pembina atau perantara akan mempertemukan keduanya secara fisik. Pembina atau perantara akan terus mendampingi kedua pasangan untuk bertemu secara fisik
Setelah kedua calon mempelai menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan proses taaruf, maka akan berlanjut pada tahap pertamuan keluarga besar yang dilanjutkan dengan khitbah atau lamaran.
Setelah proses khitbah berjalan, maka kedua pasangan akan melakukan pernikahan dan melangsungkan akad nikah.
Nah, demikianlah arti dan tata cara taaruf yang sesuai dengan anjuran agama Islam. Salah satu firman Allah SWT yang menjelaskan tentang taaruf adalah Surat Al Hujurat ayat 13 yang berbunyi sebagai berikut:
يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا
Artinya:
"Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (li-ta'arofu) ..." (QS. al-Hujurat: 13).
(RYFA)
