Asal Daerah Tari Remo, Sejarah, dan Properti yang Digunakan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tari Remo adalah salah satu tari tradisional nusantara. Tari Remo berasal dari Jawa Timur yang terkenal dengan adatnya yang keras dan pemberani.
Surabaya, sebagai ibukota Jawa Timur, mendapat predikat "Kota Pahlawan" berkat keberaniannya. Budaya keras Jawa Timur ternyata juga bisa ditampilkan melalui gerakan indah Tari Remo.
Tari Remo Berasal dari Jawa Timur. Ketahui Sejarahnya!
Tari Remo berasal dari Jawa Timur, tepatnya di daerah Malang. Tarian ini memiliki latar belakang sejarah yang menarik untuk disimak.
Dikutip dari buku Keanekaragaman Seni Tari Nusantara, Resi Septiana Dewi (2012:32), Tari Remo dikenalkan sekitar tahun 1900, yang kemudian dimanfaatkan oleh pemerintah untuk berkomunikasi kepada masyarakat.
Tarian ini sebenarnya menceritakan tentang perjuangan seorang pangeran di medan laga. Akan tetapi, dalam perkembangannya, tarian ini menjadi lebih sering ditarikan oleh perempuan, sehingga memunculkan gaya tarian Remo Putri atau Tari Remo gaya perempuan.
Tarian ini pada awalnya digunakan sebagai pengantar pertunjukan ludruk. Namun, kini lebih sering ditampilkan secara terpisah sebagai sambutan atas tamu kenegaraan, upacara kenegaraan, serta festival kesenian daerah.
Properti yang Digunakan dalam Tari Remo
Beberapa properti digunakan pada pertunjukan Tari Remo, antara lain sebagai berikut.
1. Busana
Busana dari penari Remo ada berbagai macam gaya, di antaranya Gaya Sawunggaling, Surabayaan, Malangan, dan Jombangan. Selain itu, terdapat pula busana yang khas dipakai bagi tari Remo gaya perempuan.
Busana tari umumnya berupa ikat kepala merah, baju tanpa kancing, celana, sarung, dan selendang untuk penari perempuan.
2. Aksesori
Aksesori yang dikenakan antara lain gelang kaki berupa kumpulan lonceng di pergelangan kaki, dan keris yang diselipkan di bagian belakang penari laki-laki.
Gerakan kaki yang rancak dan dinamis dari Tari Remo didukung dengan adanya lonceng-lonceng yang dipasang di pergelangan kaki. Lonceng ini berbunyi saat penari melangkah atau menghentakan kaki di panggung.
3. Musik Pengiring
Musik yang mengiringi Tari Remo adalah gamelan, yang biasanya terdiri atas bonang barung atau babok, bonang penerus, saron, gambang, gender, slentem siter, seruling, kethuk, kenong, kempul, dan gong.
Baca juga: Mengenal Tari Pamonte, Tari Asli Provinsi Sulawesi Tengah
Tari Remo berasal dari Malang, Jawa Timur. Karakteristik utama dari tarian ini adalah gerakan kakinya yang lincah dan dinamis. (DK)
