Aturan Dasar dalam Jalan Cepat dan Teknik-tekniknya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah atletik dalam olahraga memang cukup familiar. Di dalamnya terdapat berbagai jenis cabang olahraga, seperti jalan cepat. Jika tertarik dengan olahraga ini, maka seseorang harus bisa sebutkan aturan dasar dalam jalan cepat.
Tak hanya itu saja, teknik-teknik jalan cepat juga harus diketahui. Dengan demikian, cabang olahraga ini bisa dikuasai dengan baik.
Aturan Dasar dalam Jalan Cepat
Mengutip Pembinaan Olahraga Atletik Nomor Jalan Cepat, Hanif Syuja, S.Pd dan Muhammad Sukron Fauzi, M.Pd (2023: 48), jalan cepat ialah suatu gerakan langkah maju yang dilakukan sedemikian rupa sehingga si pejalan (kaki) tetap bersentuhan dengan tanah.
Cabang olahraga ini mempunyai berbagai aturan yang perlu dipatuhi oleh para atletnya. Berikut berbagai aturan dasar dalam jalan cepat.
Kaki bagian depan harus menginjak tanah saat kaki bagian belakang diangkat untuk melangkah agar atlet tidak dianggap melanggar
Awalan harus dilakukan dengan berdiri dan tangan tak boleh menyentuh tanah
Jika melakukan pelanggaran awal, kartu kuning akan diberikan.
Jika memperoleh tiga kartu merah dari tiga jura yang berbeda, maka atlet akan didiskualifikasi.
Kartu merah akan diberikan oleh ketua juri
Jika tubuh atlet telah melewati garis akhir, maka akan dianggap menang
Teknik-teknik Jalan Cepat
Ada beragam teknik yang harus dikuasai oleh para atlet dan bisa diterapkan pada pertandingan. Berikut penjelasan singkatnya.
1. Awalan
Pada teknik ini, atlet harus meletakkan kaki di belakang garis start. Kaki kiri berada di kaki depan sembari mencondongkan badan. Jika terdengar suara pistol atau “ya”, maka atlet bisa melangkah secepat mungkin dan dimulai dengan kaki kanan sembari merelaksasi ayunan tangan dan pinggul.
2. Posisi Tubuh
Saat melakukan jalan cepat, atlet harus menghadap ke depan. Ayunan lengan dan kaki harus bergerak seirama dengan siku membentuk suduh 90 derajat.
3. Langkah Kaki
Saat berjalan cepat, atlet harus menitikberatkan bobot tubuh pada bagian paha. Dengan demikian, atlet bisa berjalan cepat dengan seimbang.
4. Akhiran
Ketika menyentuh garis finish, maka atlet harus berjalan cepat hingga sekitar lima meter. Lalu, atlet bisa menurunkan kecepatan sampai benar-benar berhenti.
Baca juga: Pengertian Atletik dan Jenis-jenisnya dalam Olahraga
Aturan dasar dalam jalan cepat dan teknik-tekniknya ini bisa langsung diterapkan saat latihan. Jika masih kesulitan, maka bisa meminta bantuan kepada pelatih profesional. (LOV)
