Konten dari Pengguna

Aturan Penggunaan Tanda Tanya sesuai Kaidah Ejaan yang Benar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penggunaan Tanda Tanya. Foto: dok. Unsplash/ Towfiqu barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penggunaan Tanda Tanya. Foto: dok. Unsplash/ Towfiqu barbhuiya

Penggunaan tanda tanya yang benar merupakan hal penting yang perlu diketahui bagi siapapun, khususnya bagi siswa maupun seseorang yang berprofesi di dunia kepenulisan. Setiap tanda baca yang digunakan tentu memiliki aturan penulisan dan fungsi yang berbeda.

Hal tersebut juga berlaku dalam penggunaan tanda tanya dalam penulisan. Dengan mengetahui aturan penggunaan tanya, tulisan yang dibuat akan terlihat lebih terstruktur sesuai dengan kaidah penulisan yang berlaku.

Penggunaan Tanda Tanya

Ilustrasi Penggunaan Tanda Tanya. Foto: dok. Unsplash/Jac Alexandru

Mengutip buku berjudul Buku Pintar Bahasa Indonesia SD untuk Kelas 4, 5, & 6, Enung Nuraeni, M.Pd, Tim Elpena (2010: 31), tanda tanya adalah tanda yang digunakan untuk mengakhiri kalimat tanya. Dalam penggunaan tanda tanya di kalimat tanya, terdapat aturan penggunaan yang perlu diperhatikan.

Mengutip buku berjudul Panduan Menyusun Bahan Ajar Basis Kompetensi, Chomsin S. Widodo, M. Si. dan Jasmadi, STP (2008: 75), semua tanda baca, baik tanda titik, tanda titik koma, tanda titik dua, tanda tanya, tanda seru, dan tanda baca lainnya harus ditulis rapat dengan kata sebelumnya.

Jika tanda baca ditulis dengan benar, maka kalimat yang ditulis akan tampak lebih rapi. Agar lebih mudah dipahami, berikut ini adalah kumpulan contoh penggunaan tanda tanya yang benar sesuai dengan kaidah ejaan dan penulisan yang berlaku.

  • Kapan Hari Pahlawan diperingati di Indonesia?

  • Siapa yang pergi bersamamu tadi malam?

  • Berapa banyak tepung terigu yang dibutuhkan untuk membuat kue bolu?

  • Mengapa Naufal membawa buku sebanyak itu?

  • Bagaimana kronologi kejadian kerusuhan tersebut?

  • Di mana konser tersebut akan diadakan?

Selain digunakan untuk mengakhiri kalimat tanya, tanda tanya juga dapat digunakan untuk menyatakan suatu hal yang masih diragukan. Pengunaan tanda tanya ini ditulis dengan aturan tertentu.

Menurut peraturan Ejaan Yang Disempurnakan, tanda tanya digunakan di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang diragukan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya. Contohnya seperti.

  • Museum Gajah mulai dibangun pada tahun 1963 (?).

  • Di Pulau Jawa terdapat 63 (?) bahasa daerah.

Baca juga: Tata Cara Penggunaan Tanda Koma yang Benar dalam Bahasa Indonesia

Penjelasan mengenai penggunaan tanda tanya dalam kalimat beserta contohnya dapat dimanfaatkan sebagai pengetahuan tambahan sehingga struktur penulisan kalimat yang dibuat akan menjadi lebih bagus dan tertata sesuai dengan kaidah yang berlaku. (DAP)