Konten dari Pengguna

Tata Cara Penggunaan Tanda Koma yang Benar dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penggunaan Tanda Koma. (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penggunaan Tanda Koma. (Sumber: Pixabay)

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, tanda baca terdiri atas tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik koma (;), tanda titik dua (:), tanda hubung (-), tanda tanya (?), tanda seru (!), tanda kurung ((...)), tanda garis miring (/), tanda petik (“...”), dan lainnya. Bagaimana tata cara penggunaan tanda koma yang benar?

Tanda koma merupakan tanda baca yang memiliki bentuk mirip apostrof atau tanda petik tunggal, tetapi diletakkan di garis dasar teks. Beberapa jenis huruf menggambarkan tanda koma sebagai garis kecil yang agak melengkung atau kadang lurus.

Penggunaan Tanda Koma dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Penggunaan Tanda Koma. (Sumber: Pixabay)

Tanda koma digunakan dalam banyak konteks dan bahas, khususnya sebagai pemisah. Dikutip dari buku Yes! Aku Lolos SBMPTN IPA/SAINTEK, Veronika Neni (2016: 108), berikut ada tata cara penggunaan tanda koma yang benar:

  • Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilang.

  • Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya, yang didahului oleh kata seperti, tetapi, dan melainkan.

  • Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat.

  • Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat.

  • Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat.

  • Tanda koma dipakai di belakang kata-kata, seperti oh, ya, wah, aduh, kasihan, yang terdapat di awal kalimat.

  • Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.

  • Tanda koma dipakai di antara nama dan alamat, bagian alamat, tempat dan tanggal, nama tempat, dan wilayah yang ditulis berurutan.

  • Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.

  • Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian catatan kaki.

  • Tanda komat dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya.

  • Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.

  • Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.

  • Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.

Baca juga: Arti Titik Koma dan Bentuk Tanda Baca Lainnya yang Perlu Diperhatikan

Tulisan yang baik tentunya memiliki penempatan tanda baca yang baik pula. Demikian penjelasan tata cara penggunaan tanda koma dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat! (CHL)