Aturan Seragam Korpri Wanita Menurut Ketetapan Dewan Pengurus Nasional

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aturan seragam KORPRI wanita penting diketahui agar penampilan selalu rapi dan sesuai ketentuan instansi. Tidak sedikit Pegawai Negeri Sipil (PNS) wanita yang salah memilih model rok, sepatu, atau aksesoris karena kurang memahami panduan resmi dari KORPRI.
Dengan memahami aturan seragam ini, setiap wanita PNS bisa memastikan penampilan tetap sopan dan elegan. Ini juga menunjukkan profesionalitas mereka di lingkungan kerja.
Bentuk, Model, dan Aturan Seragam KORPRI Wanita
KORPRI (Korps Pegawai Republik Indonesia) adalah organisasi yang menaungi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan solidaritas pegawai negeri, serta mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan secara efektif dan efisien.
Bukan itu saja, KORPRI juga berperan dalam membina kesejahteraan anggotanya. Ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kebijakan terkait ASN.
Aturan seragam KORPRI wanita adalah ketentuan resmi yang mengatur bentuk, model, warna, serta kelengkapan pakaian seragam yang wajib dikenakan oleh anggota KORPRI perempuan. Aturan ini berlaku untuk kegiatan dinas maupun acara resmi.
Ketetapan peraturan tersebut dibuat oleh Dewan Pengurus KORPRI Nasional. Tujuannya agar pemakaian seragam terlihat seragam, rapi, dan mencerminkan identitas pegawai negeri atau anggota KORPRI.
Menurut keterangan di situs korpri.go.id, inilah peraturan seragam tersebut yang tertuang dalam Peraturan Dewan Pengurus KORPRI Nasional Nomor 01 Tahun 2022 Tentang Kelengkapan Seragam Batik Korps Pegawai Republik Indonesia.
Peci hitam dengan tinggi 5 cm.
Kemeja batik KORPRI dengan kerah leher tidur dan terbuka. Lengan panjang, 2 kancing tanpa manset, saku dalam 2 (dua) buah di bagian kiri dan kanan bawah, tertutup.
Bagi anggota KORPRI wanita muslimah: Kerah leher model shanghai tertutup. Lengan panjang, 2 (dua) kancing tanpa manset, saku dalam 2 (dua) buah di bagian kiri dan kanan bawah, tertutup.
Kerudung hitam, disesuaikan dengan warna bawahan.
Rok atau celana panjang warna hitam, dengan model yang disesuaikan.
Sepatu warna hitam.
Saat menggunakan pakaian seragam batik KORPRI, diwajibkan memakai atribut KORPRI. Mulai dari lencana KORPRI di atas saku sebelah kiri (dipasang sedikit lebih tinggi dari papan nama), papan nama di atas saku sebelah kanan, dan ikat pinggang hitam.
Baca Juga: Apakah Baju Korpri Hanya untuk PNS? Ini Penjelasannya
Aturan seragam KORPRI wanita adalah pedoman resmi berpakaian yang harus dipatuhi oleh anggota KORPRI perempuan. Dengan begitu, bisa tercipta keseragaman, kedisiplinan, serta mencerminkan wibawa organisasi dan aparatur negara. (DNR)
