Awalan Me dalam Bahasa Indonesia: Fungsi, Aturan Penulisan, dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Awalan me dalam bahasa Indonesia terdiri dari beberapa jenis. Awalan ini berperan penting dalam memperjelas suatu kalimat agar mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca.
Hal ini tidak dimungkiri, mengingat bahasa Indonesia memiliki kekayaan kosakata, ideom, maupun imbuhan. Oleh karena itu, penting sekali memahami fungsi, aturan penulisan, dan contoh awalan me.
Fungsi Awalan Me dalam Bahasa Indonesia
Dalam Bahasa Indonesia, terdapat beragam awalan (prefiks) untuk komunikasi, salah satunya awalan me-. Mengutip buku 45 Kesalahan Penulis Wattpad, Neilnilam Gita (2021), fungsi awalan me- dalam bahasa Indonesia yakni membentuk kata kerja transitif dan kata kerja intransitif.
Kata kerja transitif merupakan kata kerja yang membutuhkan obyek. Contohnya, seperti menendang, memukul, dan sebagainya. Sementara itu, kata kerja intransitif merupakan kata kerja yang tidak membutuhkan obyek, seperti: meludah, meloncat,dan lain-lain.
Aturan Penggunaan Awalan Me- dan Contohnya
Penggunaan awalan me- memiliki sejumlah aturan. Adapun penjelasan dan contohnya yakni sebagai berikut:
1. Meluluhkan Kata Dasar
Imbuhan me- meleburkan huruf pertama dari kata yang mengikutinya jika huruf awal kata tersebut ialah k, t, s, dan p. Selain itu, huruf tersebut terdiri dari lebih dua suku kata dan diawali konsonan dan diikuti vokal. Contoh imbuhan me- meluluhkan kata dasar, yakni sebagai berikut:
Me-potong menjadi memotong
Me-tarik menjadi menarik
Me-kayuh menjadi mengayuh
Me-sapa menjadi menyapa
2. Mengubah Bentuk Awalan
Pemakaian awalan me- dapat berubah bentuk menjadi meng-, men-, mem-, meny- jika diikuti dengan kata dasar dengan aturan berikut ini:
a. Me-
Tetap me-, jika diikuti kata dasar yang berawalan l, m, n, r, w, y. Contohnya yakni sebagai berikut:
Me-makan menjadi memakan
Me-yakin-i menjadi meyakini
Me-lihat menjadi melihat
Me-rawat menjadi merawat
Me-warna-i menjadi mewarnai
b. Meng-
Berubah menjadi meng-, apabila diikuti kata dasar yang berawalan 5 huruf vokal, yakni a, i, u, e, o dan g, h, k, q, x. Contohnya yakni sebagai berikut:
Me-ambil menjadi mengambil
Me- ikat menjadi mengikat
Me-kristal menjadi mengkristal
Me-qabul menjadi mengqabul
c. Men-
Berubah menjadi men-, apabila diikuti kata dasar yang berawalan c, d, j, t, z. Contohnya yakni sebagai berikut:
Me-campur menjadi mencampur
Me-jamur menjadi menjamur
Me-duga menjadi menduga
Me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan
Baca juga: Ulasan Kata Imbuhan Serapan dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia
Awalan me dalam bahasa Indonesia yang dijelaskan di atas bisa digunakan sebagai acuan memperkaya kosakata. Dengan begitu, komunikasi secara lisan maupun tulisan bisa lebih baik. (DLA)
