Konten dari Pengguna

Bacaan Al Quran Surat Ali Imran Ayat 64 dan Maknanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Al Quran Surat Ali Imran Ayat 64, sumber: unsplash/MasjidPogungDalangan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Al Quran Surat Ali Imran Ayat 64, sumber: unsplash/MasjidPogungDalangan

Bacaan Al Quran Surat Ali Imran ayat 64 berisi firman untuk tidak menyekutukan Allah. Surat Ali Imran tergolong sebagai surat Madaniyah karena diturunkan di kota Madinah pada tahun 9 Hijriyah.

Ali Imran merupakan surat ketiga dalam Al-Qur'an dan memiliki 200 ayat. Memahami bacaan beserta makna di dalam ayat 64, tentu sangat penting untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Swt.

Bacaan Al Quran Surat Ali Imran Ayat 64

Ilustrasi Bacaan Al Quran Surat Ali Imran Ayat 64, sumber: unsplash/GrStocks

Surat Ali Imran dinamakan demikian karena mengisahkan tentang keluarga Imran, ayah dari Maryam. Adapun Bacaan Al Quran Surat Ali Imran ayat 64, yakni sebagai berikut.

قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍ ۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ

qul yâ ahlal-kitâbi ta‘âlau ilâ kalimatin sawâ'im bainanâ wa bainakum allâ na‘buda illallâha wa lâ nusyrika bihî syai'aw wa lâ yattakhidza ba‘dlunâ ba‘dlan arbâbam min dûnillâh, fa in tawallau fa qûlusy-hadû bi'annâ muslimûn

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, marilah (kita) menuju pada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, (yakni) kita tidak menyembah selain Allah, kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling, katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim.”

Makna Surat Ali Imran ayat 64

Ilustrasi Bacaan Al Quran Surat Ali Imran Ayat 64, sumber: unsplash/GrStocks

Surat Ali Imran ayat 64 mengandung makna tentang etika menyikapi perbedaan dan perintah tidak menyekutukan Allah. Adapun penjelasannya, yakni sebagai berikut.

1. Persamaan (Kalimatun Sawa)

Ajaran Islam selalu menjunjung tinggi sikap santun dalam bersikap. Mengingat santun adalah identitas bagi setiap muslim. Agama Islam memerintahkan hambanya untuk selalu menyikapi masalah dengan diskusi atau musyawarah agar tidak terjadi perpecahan.

Setiap muslim juga dilarang mencari kesalahan atau kekurangan orang lain. Hal ini sebagai bentuk sikap saling menghormati agar terhindar dari perpecahan sehingga terwujud kedamaian dan menyenangkan.

2. Tidak Menyekutukan Allah

Mengutip buku Konflik Politik Identitas, Achmad Fachrudin (2021), dalam Surat Ali Imran ayat 64 juga diperintah untuk tidak menyekutukan Allah.

Perbuatan ini adalah dosa besar karena menjadikan makhluk Allah sebagai sesembahannya. Oleh karena itu, setiap muslim diwajibkan memasrahkan hidup dan matinya hanya kepada Allah semata.

Pada bagian akhir dari ayat ini, juga disebutkan persaksian yang menyatakan diri sebagai muslim. Hal ini sebagai bentuk penegasan identitas yang perlu diimplementasikan dalam kehidupan.

Baca juga: Arti Surat Ali Imran Ayat 190-191 beserta Arabnya

Bacaan Al Quran Surat Ali Imran ayat 64 yang dijelaskan di atas dapat dijadikan renungan. Dengan begitu, keimanan dan ketakwaan kepada Allah semakin meningkat. (DLA)