Konten dari Pengguna

Bacaan dan Arti Surat Al Ikhlas Lengkap dengan Tafsirnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti Surat Al Ikhlas. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti Surat Al Ikhlas. Sumber: pexels.com

Al Ikhlas adalah salah satu suratan pendek yang sering dilafalkan umat muslim sebagai bacaan soal. Menariknya, ternyata arti Surat Al Ikhlas begitu menyiratkan keutamaannya sebagai salah satu surat dalam Al-Qur’an.

Oleh karena itulah, tidak heran jika banyak umat muslim yang tertarik ingin tahu lebih banyak tentang surat yang terdiri dari empat ayat ini. Apalagi Surat Al Ikhlas disebut-sebut setara dengan sepertiga Al-Qur’an apabila diamalkan.

Bacaan, Arti Surat Al Ikhlas, dan Tafsirnya

Ilustrasi arti Surat Al Ikhlas. Sumber: pexels.com

Berikut ini adalah penjelasan tentang bacaan, arti Surat Al Ikhlas, dan tafsirnya yang dikutip dari buku Karakteristik Tafsir di Indonesia; Analisis terhadap Tafsir Juz ‘Amma Risalat al-Qawl al-Bayan dan Kitab al-Burhan, Halimatussa’diyah dan Yosi Nofa (2020:175).

1. Ayat Pertama

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallahu ahad

Artinya, “Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa.”

Tafsir dari ayat ini adalah Allah Swt adalah Satu dan Tunggal. Artinya, Dia tidak memiliki bandingan, wakil, saingan, ataupun yang menyerupai dan yang menyamai. Ayat ini tidak boleh digunakan, kecuali hanya kepada Allah Swt. Hal ini karena Dialah Yang Maha Sempurna dari segala sifat dan perbuatannya.

2. Ayat Kedua

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allahus shamad

Artinya, “Allah Tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu.”

Ibnu Abbas RA menjelaskan bahwa kata Ash-Shamad berarti Allah Swt. merupakan tempat semua makhluk menyandarkan diri atau bergantung serta berharap pada pemenuhan kebutuhan dan permasalahan mereka.

3. Ayat Ketiga

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid walam yulad

Artinya, “Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan.“

Tafsir ayat ini menjelaskan bahwa Allah Swt. adalah pencipta seluruh makhluk dunia dan segala isinya di alam semesta. Sebagai pencipta, sudah pasti Allah Swt. tidak mungkin memiliki keluarga atau keturunan, seperti anak, ayah, dan istri. Selain itu, Allah Swt, juga tidak diperanakkan atau dilahirkan dari seorang wanita.

4. Ayat Keempat

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Walam yakullahu kufuwan ahad

Artinya, “Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan dia.”

Makna dari kata setara ini adalah sejajar atau sebanding. Jadi, sudah pasti tidak ada satupun yang setara dengan Allah Swt. Dialah yang memiliki segala sesuatu dan juga menciptakan-Nya. Jadi, tidak mungkin Dia memiliki tandingan dari kalangan makhluk-Nya.

Baca Juga: Bacaan dan Arti Surat Al Ma'un beserta Keutamaannya

Itu dia ulasan mengenai arti Surat Al Ikhlas lengkap dengan tafsirnya yang menarik untuk disimak serta dipelajari oleh umat muslim. (Anne)