Bacaan dan Tata Cara Sholat Witir Tiga Rakaat Sendiri dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Witir adalah ibadah sunah yang bisa dilakukan sebanyak tiga rakaat. Ibadah ini dapat dilaksanakan sendiri di rumah. Namun sebelum melakukannya, bacaan dan tata cara sholat witir perlu dipahami.
Semua umat muslim harus memahami bacaan dan tata cara suatu ibadah sehingga dapat melakukannya dengan baik. Begitu pula dengan salat witir.
Bacaan dan Tata Cara Sholat Witir untuk Tiga Rakaat Sendiri
Mengutip Buku Pintar Shalat, M. Khalilurrahman Al Mahfani (2008: 193), witir merupakan salat sunah yang rakaatnya ganjil dengan jumlah minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat. Hukumnya sunah muakkad atau sangat dianjurkan.
Ibadah ini bisa dilakukan sendirian minimal tiga rakaat. Berikut bacaan dan tata cara sholat witir untuk melaksanakannya dalam satu salam.
1. Niat
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah niat. Berikut bacaannya.
Ushalli sunnatal witri tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaan ma'muuman lillahi ta'aala.
2. Takbiratul ihram
Bacaan takbiratul ihram adalah Allahu Akbar. Bacaan ini dilafalkan sembari mengangkat kedua tangan sejajar telinga.
3. Surat Al-Fatihah
Setelah takbiratul ihram, Surat Al-Fatihah bisa dilafalkan. Berikut bacaannya.
Bismillahirrahmanirrahiim. Alhamdulillaahi Rabbil 'aalamiin. Arrohmaanirrahiim. Maaliki yawmiddiin. Iyyaaka na'budu waiyyaaka nasta'iin. Ihdinash shirathal mustaqiim. Shirathal ladziina an'amta 'alaihim ghairilmaghdhuubi 'alaihim waladh-dhaalliin.
4. Surat Pendek
Sesudah membaca Al-Fatihah, umat muslim bisa lanjut melafalkan surat pendek. Bacaan surat pendek bisa berbeda-beda tergantung mana yang dipilih.
5. Rukuk
Jika sudah membaca surat pendek, maka rukuk bisa dilakukan. Berikut bacaannya yang perlu dilafalkan tiga kali.
ii
6. Iktidal
Setelah rukuk, umat muslim bisa beralih ke iktidal sembari membaca bacaan berikut.
Sami Allahu liman hamidah
Setelah itu, dilanjutkan membaca bacaan berikut.
Rabbanaa lakal hamdu mil'us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil 'umaasyi'ta min syai'in ba'du
7. Sujud
Sujud bisa dilakukan setelah iktidal. Berikut lafalnya yang dibaca tiga kali.
Subhaana raibbiyal a’la wa bihamdih
8. Iftirasy
Iftirasy adalah duduk di antara dua sujud sehingga perlu dilakukan setelah sujud pertama sebelum sujud kedua. Berikut bacaannya.
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii
9. Sujud
Setelah iftirasy, umat muslim bisa sujud kembali dengan melafalkan bacaan yang sama. Lalu, ibadah witir bisa diulangi dari langkah pertama hingga sujud setelah iftirasy untuk rakaat kedua dan ketiga tanpa tasyahud awal.
10. Tahiyat Akhir
Jika sudah melakukan sujud setelah iftirasy untuk rakaat ketiga, maka bisa langsung tahiyat akhir. Berikut bacaannya.
Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.
Allaahumma shalli'alaa Muhammad, wa'alaa aali Muhammad. Kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali Ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali Muhammad. kamaa baarakta alaa Ibraahiim wa alaa aali Ibraahiim. Fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.
11. Salam
Ibadah salat witir bisa ditutup dengan salam. Berikut bacaannya yang dilafalkan sembari menengok ke kanan dan kiri.
Assalaamu alaikum warahmatullah.
Baca juga: 6 Keutamaan Sholat Witir bagi Umat Muslim
Bacaan dan tata cara sholat witir tiga rakaat untuk sendiri di atas bisa langsung diterapkan di kehidupan sehari-hari. Misalnya saat akan menjalankannya di rumah. (LOV)
