Bacaan Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur sesuai Sunah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ziarah kubur biasa dilakukan di akhir bulan Sya'ban atau menjelang bulan Ramadan. Namun, bagi perantau, umumnya hal ini baru bisa dilakukan saat momen mudik lebaran. Agar sesuai sunah, maka tata cara ziarah kubur penting untuk diketahui oleh umat Islam.
Ziarah kubur haruslah dilaksanakan sesuai dengan tata cara yang telah ditentukan oleh Islam. Tentunya agar tujuan utama mendoakan keluarga yang sudah meninggal dapat tercapai.
Tata Cara Ziarah Kubur
Ziarah kubur adalah salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Melantunkan zikir dan doa dapat menjadi sarana (wasilah) seorang umat Islam untuk menghormati pendahulu atau merenungi hidup yang kelak berakhir dengan mengingat kematian.
Mengutip buku Mari Ziarah Kubur, Abdurrahman Misno BP (2021), tujuan utama dari ziarah kubur, yaitu agar mengingatkan kepada kematian dan untuk mendoakan ahli kubur.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Ahmad, Ibnu Majah dan lainnya, Rasululah saw. diketahui pernah diajak oleh ibundanya untuk berziarah ke makam sang ayah.
"Nabi Muhammad saw. berziarah ke kuburan ibunya, lalu beliau menangis dan menangislah orang orang di sekitarnya. Beliau bersabda, 'Aku minta izin kepada Tuhanku guna memohonkan ampun kepada ibuku, namun Dia tidak memberi izin padaku. Dan aku minta izin untuk berziarah ke kuburannya, maka Dia memberi izin kepadaku. Karena itu, berziarahlah kalian ke kuburan-kuburan karena ziarah itu mengingatkan kepada kematian'." (HR Muslim, Ahmad, Ibnu Majah).
Tidak ada salahnya untuk melakukan ziarah kubur. Agar sesuai dengan sunah, maka dapat mengikuti tata cara ziarah kubur termasuk doa yang harus dibaca sebagai berikut.
1. Mengucapkan Salam
Sebelum memasuki area pemakaman, dianjurkan mengucapkan salam.
2. Membaca Surat Pendek
Saat berada di pemakaman, awali dengan membaca surat-surat pendek Al-Qur'an, di antaranya surat Al-Fatihah, Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlas, dan Ayat Kursi masing-masing sebanyak tiga kali.
3. Bacaan Doa Ziarah Kubur
Bacaan doa ziarah kubur adalah sebagai berikut.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ
Allahummaghfìrlahu warhamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khotoya kamaa yunaqqas saubul abyadhu mìnad danasì. Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.
Artinya: "Ya Allah, berilah keampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam syurga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR Muslim)
Dalam melaksanakan ziarah kubur, tidak diperbolehkan untuk melangkahi atau duduk diatas kuburan, disarankan untuk bersuci terlebih dahulu, dan tidak melakukan salat menghadap kuburan serta bersikap sopan selama berziarah.
Baca Juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan
Itulan bacaan doa dan tata cara ziarah kubur sesuai sunah yang dapat diamalkan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi umat Islam yang ingin melakukan ziarah kubur. (ARD)
