Bacaan Doa Puasa Syawal dan Tata Cara Mengerjakannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa syawal adalah salah satu puasa sunnah yang dapat dikerjakan oleh umat muslim sepanjang bulan Syawal. Namun, tidak boleh dikerjakan pada 1 Syawal atau di hari raya Idul Fitri. Puasa sunnah ini dikerjakan selama 6 hari. Boleh dikerjakan secara berturut-turut ataupun selang-seling. Nah, untuk Anda yang berniat melaksanakan puasa syawal, simak artikel tentang bacaan doa puasa syawal dan tata caranya di bawah ini.
Bacaan Doa Puasa Syawal
Mengutip dari buku The Miracle of Fast karya Amirulloh Syarbini (2014: 145), berikut adalah bacaan doa puasa syawal yang dapat diamalkan saat malam hari sebelum berpuasa.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
Sedangkan jika Anda membaca doa puasa syawal di siang hari, maka bacaan doa yang harus dibaca adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”
Tata Cara Mengerjakan Puasa Syawal
Adapun tata cara mengerjakan puasa syawal antara lain:
1. Puasa Syawal dilakukan 6 hari di bulan Syawal
Keutamaan puasa syawal akan didapatkan dengan melaksanakan puasa selama 6 hari di bulan Syawal. Puasa 6 hari di bulan Syawal ini sebaiknya dilakukan secara berurutan, namun boleh juga tidak.
2. Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fitri
Waktu puasa syawal ini lebih utama bila dilaksanakan sehari setelah Hari Raya Idulfitri. Namun, tidak masalah jika dilaksanakan di hari lain asalkan masih di bulan Syawal.
3. Lebih utama dilakukan secara berurutan
Waktu puasa syawal lebih utama bila dilaksanakan secara berurutan dalam 6 hari. Dengan puasa selama 6 hari berturut-turut, menunjukkan bahwa seorang umat islam berlomba-lomba dalam melaksanakan perintah Allah SWT.
Itulah penjelasan tentang pelaksanaan puasa syawal yang dapat dikerjakan oleh umat muslim setelah hari raya Idul Fitri. Semoga bermanfaat untuk Anda yang akan melaksanakan ibadah puasa Syawal di tahun ini. (Anne)
