Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Puasa Ramadhan dan Aturan Membacanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Niat puasa ramadhan dan aturan membacanya. Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Niat puasa ramadhan dan aturan membacanya. Sumber: pixabay.com

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dikerjakan oleh umat muslim di seluruh dunia. Ibadah yang satu ini dikerjakan oleh umat muslim yang sudah baligh dan mampu selama sebulan penuh. Ada banyak sekali keutamaan yang dapat kita rasakan dengan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Mengingat sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, tentu kita harus mengetahui bacaaan niat puasa Ramadhan dan aturan membacanya. Tujuannya sudah pasti agar kita lebih khusyuk dalam mengerjakan ibadah puasa Ramadhan.

Apalagi membaca niat merupakan bagian dari rukun puasa Ramadhan yang wajib diperhatikan oleh umat muslim. Lantas bagaimana bacaan niat puasa Ramadhan dan aturan membacanya yang benar? Simak penjelasan di bawah ini.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan

Dikutip dalam buku Pintar Ibadah Harian untuk Anak karya Tim Kreatif Qultum Cilik (2012:24), berikut adalah niat puasa Ramadhan yang harus dibacakan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin an’adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita’ala

Artinya, “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Hukum membaca niat juga sudah dijelaskan dalam hadist Bukhari yang berbunyi, “Sesungguhnya amal ibadah itu harus dengan niat dan setiap orang mendapatkan balasan sesuai dengan niatnya.”

Aturan Membaca Niat Puasa Ramadhan

Beberapa aturan yang perlu diperhatikan saat membaca niat antara lain adalah :

1. Membaca Secara Sadar

Membaca niat puasa Ramadhan harus dengan kesadaran penuh karena niat berfungsi sebagai pembeda tujuan seseorang ketika melaksanakan ibadah. Niat juga harus dibaca dengan tulus dan ikhlas sepenuh hati.

2. Dibaca Saat Malam Hari Hingga Sebelum Subuh

Niat puasa Ramadhan dibacakan saat malam hari hingga sebelum subuh. Aturan ini tercantum dalam HR. Ibnu Majah, yakni “Barang siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya."

3. Pelafalan Niat Puasa Ramadhan

Niat perlu diucapkan dalam hati dengan sungguh-sungguh, sedangkan untuk pelafalan lewat bibir hukumnya adalah sunnah.

Demikian penjelasan tentang bacaan niat puasa Ramadhan dan aturan membacanya. Semoga bermanfaat dan selamat menyambut bulan puasa. (AS)