Bacaan Sujud Sahwi beserta Artinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuliskan bacaan sujud sahwi beserta artinya! Membaca sujud sahwi merupakan salah satu cara mudah yang diberikan Allah untuk memperbaiki kesalahan yang tidak disengaja saat shalat.
Saat menunaikan shalat terkadang terjadi kekeliruan yang tidak disengaja seperti lupa rakaat, tahiyat, dan sebagainya. Hal inilah yang bisa diperbaiki dengan sujud sahwi.
Pengertian dan Bacaan Sujud Sahwi beserta Artinya
Dikutip dari buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII, H. Ahmad Ahyar, dkk, (2021:46), sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena lupa dalam shalat.
Untuk itu, disunnahkan untuk melakukan sujud dua kali kemudian mengucapkan salam dua kali ke kanan dank e kiri. Dalam amalan ini disebut sujud sahwi karena sujud dapat dilakukan jika seseorang lupa shalat. Artinya sujud dapat dilakukan untuk menutupi kekurangan shalat akibat lupa.
Sujud sahwi menjadi ibadah sujud pelengkap dalam shalat karena telah meninggalkan suatu tahapan. Terdapat pula doa sujud sahwi yang perlu untuk dipahami supaya dapat melaksanakan dengan cara yang benar.
Sahwi artinya kelalaian atau kelupaan. Oleh karena itu, makna sujud adalah dilakukan pada akhir shalat atau setelah shalat untuk menutupi kekurangan dari sesuatu yang diperintahkan atau untuk memenuhi kekurangan yang tidak disengaja.
Bacaan doa sujud sahwi adalah sebagai berikut:
Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw.
Artinya: "Maha Suci Dia yang tidak pernah tertidur dan tidak pernah terlupa."
Ketentuan Sujud Sahwi
Doa sujud sahwi boleh dilakukan karena beberapa alasan tertentu. Berikut beberapa alasannya.
Meninggalkan Sunnah Ab'ad. Sunnah ab'ad meliputi Qunut, Tashahhud pertama, Sholawat Nabi pada saat Tahiyat, Sholawat keluarga Nabi pada Tahiyat terakhir, dan Tashahhud pada awal.
Apabila seseorang lupa mengerjakan sesuatu yang dengan sengaja membatalkan shalat. Misalnya, lupa memperpanjang bacaan dalam i’tidal dan duduk di antara dua sujud. Dua rukun ini tidak boleh dipanjangkan (rukun qashir).
Memindahkan rukun qauli (ucapan) bukan pada tempatnya. Misalnya, membaca surah al-Fatihah saat duduk di antara dua sujud.
Jika ragu meninggalkan Sunnah ab'ad. Misalnya pada waktu salat subuh seseorang lupa apakah sudah membaca Qunut atau belum.
Apabila ragu-ragu mengenai jumlah rakaat shalat. Misalnya pada waktu salat isya, seseorang lupa apakah telah mengerjakan empat atau tiga rakaat
Baca Juga: Makna Sujud Sahwi, Tilawah, dan Syukur dalam Ajaran Islam
Itulah penjelasan mengenai tuliskan bacaan sujud sahwi beserta artinya yang bisa dijadikan panduan umat muslim ketika hendak melakukannya.(glg)
