Bacaan Tahiyat Akhir Sholat Tarawih di Bulan Ramadan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seperti salat fardhu, tarawih dimulai dari membaca niat hingga mengucapkan salam di rakaat terakhir. Sebelum salam, umat islam harus melakukan tahiyat akhir. Bacaan tahiyat akhir sholat tarawih biasanya panjang dan lama.
Namun ternyata terdapat bacaan tahiyat akhir yang lebih ringkas dan cepat. Meskipun lebih ringkas, ternyata hukumnya sah asalan memperhatikan beberapa hal penting.
Bacaan Tahiyat Akhir Sholat Tarawih yang Singkat
Dikutip dari Buku Tuntunan Supermudah & Lengkap Shalat Wajib & Sunnah Sesuai Tuntunan Rasulullah, Hamid, et al (2024), adapun maksud tahiyat akhir adalah duduk yang ada di terakhir dari raka’at-raka’at shalat sebelum mengucapkan salam.
Bacaan tahiyat akhir yang biasanya panjang ternyata dapat dipersingkat. Salat dengan tempo yang lebih ringkas sah, asalkan memperhatikan rukun fi’li.
Rukun fi’li harus dilakukan dengan tenang atau thuma’ninah. Maksudnya adalah seluruh anggota badan terdiam tenang. Rukun fi’li di antaranya adalah berdiri, ruku, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk tasyahud akhir.
Selain itu, harus memperhatikan rukun qauli. Rukun qauli adalah bacaan takbiratul ihram. Contohnya adalah membaca surat Al-Fatihah, tasyahud (tahiyat) akhir, selawat Nabi setelah tasyahud akhir, dan juga salam harus sesuai dengan tajwid.
Metode bacaan tajwid terbagi menjadi tempo pelan (tartil), sederhana (tadwir), dan cepat (hadr). Meskipun tahiyat akhir boleh dibaca dengan cepat, namun huruf-hurufnya harus tetap jelas terbaca.
Selain menggunakan metode tersebut, terdapat cara membaca tahiyat dengan cepat. Caranya yakni hanya memilih kalimat yang wajib.
Lantas bagaimana bacaan tahiyat akhir sholat tarawih? Kalimat yang lebih ringkas dalam tahiyat akhir menurut kitab Fathul Muin dikutip dari nu.or.id sebagai berikut.
فتح المعين بشرح قرة العين بمهمات الدين وعاشرها: تشهد أخير وأقله ما رواه الشافعي والترمذي [الأذكار الأرقام: ٣٦٨- ٣٩١] : التيحات لله إلى آخره تتمته: سلام عليك أيها النبي ورحمة الله وبركاته سلام علينا وعلى عباد الله الصالحين أشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله
Artinya: “Rukun shalat yang kesepuluh adalah tasyahud akhir. Minimal bacaan dalam tasyahhud akhir sebagaimana yang diriwayatkan oleh As-Syafi’i dan At-Tirmidzi adalah bacaan At-tahiyyâtu lillâh, salâmun alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh, salâmun 'alainâ wa ‘alâ ibâdillâhis shâlihîn. Asyhadu al-lâilâha illallâh, wa anna muhammadar rasûlullâh. (Syekh Zainuddin Al-Malyabari, Fathul Muin, halaman: 118)
Baca juga: Apakah Shalat Tarawih Membaca Doa Iftitah? Cek Jawabannya di Sini
Itu tadi adalah bacaan tahiyat akhir sholat tarawih. Semoga penjelasan tadi dapat bermanfaat dan dapat digunakan ketika salat tarawih di bulan suci Ramadan. (FAR)
