Bagaimana Awalan Meng- Menjadi Mem- dalam Bahasa Indonesia? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang memiliki aturan pembentukan kata yang unik, salah satunya adalah masalah awalan. Banyak yang bertanya bagaimana awalan meng- menjadi mem- dalam bahasa Indonesia.
Guna menjawab pertanyaan ini, harus mempelajari aturan atau kaidah dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan mengetahui perubahan dari awalan tersebut, tidak akan mengalami kesalahan saat menulis.
Bagaimana Awalan Meng- Menjadi Mem- dalam Bahasa Indonesia? Ini Penjelasannya Berdasarkan Aturan yang Ada
Dikutip dari buku Kamus Saku Bahasa Indonesia, Tim B First (2016), awalan merupakan morfem terikat yang hanya bisa bermakna jika diletakkan dengan kata dasar. Adapun pengimbuhan berarti proses afiksasi (peletakan morfem pada kata dasar).
Dalam bahasa Indonesia, imbuhan dibagi menjadi awalan, sisipan, gabungan awalan dan akhiran, serta akhiran. Khusus untuk awalan atau prefiks dalam bahasa Indonesia, ada beberapa, yaitu meN-, ber-, ke-, se-, di-, peN-, dan ter-.
Awalan meN- merupakan awalan yang paling banyak dijumpai dalam berbagai tulisan. Huruf N dalam meN- merupakan lambang dari fonem nasal. Artinya, N tersebut dapat berubah-ubah menjadi fonem nasal menurut huruf depan kata yang dilekatinya.
Beberapa fonem nasal adalah /n/, /m/, /ng/, dan /ny/. Perlu diketahui bahwa awalan meN- dapat menjadi men-, mem-, meny-, meng-, dan me-. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana awalan meng- menjadi mem- dalam bahasa Indonesia?
Jadi, awalan meN- akan berubah menjadi meng- jika kata dasar yang mengikutinya diawali dengan konsonan seperti a, i, u, e, o, g, h, dan kh. Contoh gampangnya adalah sebagai berikut:
me + ambil = mengambil
me + inap = menginap
me + ukur = mengukur
me + ekor = mengekor
me + goda = menggoda
me + hina = menghina
me + khayal = mengkhayal
Sementara itu, awalan meN- akan berubah menjadi mem ketika kata dasar yang mengikutinya diawali dengan konsonan b, f, dan v. Contohnya dalam penulisan adalah sebagai berikut.
me + benci = membenci
me + baca = membaca
me + fitnah = memfitnah
me + foto = memfoto
me + vaksin = memvaksin
me + validasi = memvalidasi
Agar tidak salah dalam melakukan perubahan dari meN- ke awalan lainnya, perhatikan huruf pertama kata dasar yang digunakan. Ulasan di atas tentunya bisa menjawab pertanyaan bagaimana awalan meng- menjadi mem- dalam bahasa Indonesia.
Baca juga: Awalan Me dalam Bahasa Indonesia: Fungsi, Aturan Penulisan, dan Contohnya
Dengan memahami aturan ini, penggunaan awalan meng- dan mem- dalam bahasa Indonesia bisa lebih tepat dan sesuai kaidah. (WWN)
