Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Menyusun Surat yang Baik dan Santun? Berikut Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menyusun Surat yang Baik dan Santun. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Joanna Kosinska
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menyusun Surat yang Baik dan Santun. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Joanna Kosinska

Penulis surat perlu mengetahui cara menyusun surat yang baik dan santun, serta harus memenuhi banyak syarat dan ciri-ciri. Surat yang baik haruslah obyektif, sistematis, singkat, tidak bertele tele , jelas maksud asalnya, lengkap isinya, dan menarik wujud fisiknya.

Dalam pemakaiannya, bahasa tulis hanya terbatas dengan menggunakan kata-kata yang tidak dibantu dengan gaya dan mimik seperti bahasa lisan. Maka dari itu, penulis surat harus berhati hati dalam memilih kata, gaya bahasa, dan pemakaian ejaan yang benar.

Cara Menyusun Surat yang Baik dan Santun

Cara Menyusun Surat yang Baik dan Santun. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Sue Hughes

Dikutip dari buku berjudul Bahasa Indonesia untuk PT, Alfian dkk (2018, 143), surat merupakan suatu komunikasi tertulis. Surat memiliki tujuan untuk menyampaikan suatu informasi tanpa harus bertemu langsung dengan orang yang bersangkutan

Dalam penulisan surat tidak boleh ditulis secara sembarangan atau asal tulis saja tetapi juga harus mengikuti format atau bentuk tertentu. Bentuk tubuh surat adalah tata letak susunan kalimat dengan materi yang terdapat pada keseluruhan bagian yang lengkap.

Agar dapat menghasilkan surat yang benar dan tepat. Berikut panduan teknik dan cara menyusun surat yang baik dan santun yang wajib di ketahui para penulis surat.

  1. Ditulis dalam bentuk yang menarik dan tersusun dengan baik sesuai dengan peraturan menulis surat.

  2. Tidak mengandung kata atau kalimat yang tidak berguna. tidak boleh bertele tele, lugas dan mudah dipahami pembaca. Juga penggunaan kata kata yang dipakai harus jelas, tepat, sistematik, hemat dan benar sesuai dengan tata bahasa indonesia.

  3. Menunjukan budi bahasa, pertimbangan baik dan bijaksana. Nada surat harus hormat, sopan dan simpatik. Jangan sampai menyinggung atau merendahkan pembaca surat. Penulis dalam menulis surat hendaknya bersikap seolah olah dia sedang berbicara dengan pembaca surat.

  4. Tidak terlalu panjang. Surat harus praktis , estetis, dan menghindarkan dari salah pengertian.

  5. Bersih dan format yang menarik. penulisan harus rapi dan tidak ada huruf yang tertumpuk dan cermat.

Macam-macam Bentuk Surat

Ilustrasi cara menyusun surat yang baik dan santun, Foto: Unsplash

Bentuk tubuh surat memiliki berbagai bentuk tergantung pemakaiannya sesuai dengan kebiasaan instansi atau gaya masyarakat tertentu. Berikut macam-macam dari bentuk surat.

  1. Bentuk lurus penuh (Full block style)

  2. Bentuk lurus (Block style)

  3. Bentuk setengah lurus (Semi block style)

  4. Bentuk sederhana (Simple style)

  5. Bentuk persegi (Square block style)

  6. Bentuk alinea gantung (Special block paragrafh)

  7. Bentuk lekuk (Lindented style)

  8. Bentuk resmi dinas pemerintah (Official style)

Baca juga: Siapa yang Diperbolehkan Menulis Surat Dinas? Ini Jawabannya!

Itulah panduan teknik dan cara menyusun surat yang baik dan santun yang wajib di ketahui para penulis surat. Semoga membantu! (Gin)