Bagaimana Hukum Puasa Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ramadan akan segera tiba dan pertanyaan-pertanyaan seputar hukum puasa pun sudah mulai memenuhi benak setiap muslim. Salah satu contoh pertanyaan tersebut adalah hukum puasa belum mandi wajib.
Secara umum, setiap muslim hendaknya menjaga diri untuk suci dari hadas besar dan hadas kecil agar dapat melaksanakan ibadah salat. Jika seorang muslim puasa, tetapi belum mandi wajib itu boleh. Namun, berdosa sehingga perilaku itu perlu dihindari.
Hukum Puasa Belum Mandi Wajib
Hukum puasa belum mandi wajib merupakan pengetahuan penting bagi setiap muslim, terutama saat melaksanakan puasa wajib Ramadan. Pengetahuan tersebut menjadi penting agar setiap muslim dapat puasa dengan yakin tanpa ragu sah atau tidak.
Secara umum, syarat wajib puasa ada empat. Empat syarat tersebut meliputi Islam, berakal, balig, dan mampu berpuasa (tidak sakit, musafir, dan sebagainya). Syarat wajib puasa memang tidak memuat ketentuan suci dari hadas besar dan kecil.
Namun, setiap muslim perlu berhati-hati jika puasa dalam keadaan bersuci dari hadas besar, haid, nifas, atau junub. Pemeluk agama Islam yang wajib melaksanakan puasa Ramadan hendaknya mengindari perbuatan tersbeut.
Dikutip dari buku M. Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui, Shihab (2008: 143), puasa sah, tetapi berdosa bila tidak mandi sebelum matahari terbit karena seorang muslim wajib salat.
Padahal ketentuan salat dalam ajaran Islam adalah suci dari hadas besar dan kecil. Demikian jelas bahwa lebih baik segera bersuci agar tidak meninggalkan salat wajib, baik itu subuh, zuhur, asar, magrib, maupun isya. Wallahu a’lam bishawab.
Cara agar Selalu Puasa dalam Keadaan Suci
Setelah menyimak hukum puasa bagi seorang muslim yang belum mandi wajib, jelas bahwa puasa sah. Namun, seorang muslim itu berdosa jika tidak mandi besar sebelum matahari terbit (habis waktu subuh).
Guna menghindari perbuatan dosa dan keragu-raguan tentang sah atau tidaknya puasa, seorang muslim perlu mengusahakan diri untuk puasa dalam keadaan suci. Berikut beberapa cara untuk puasa dalam keadaan suci.
Segera mandi saat suci dari haid atau nifas, baik itu pagi, siang, malam, atau sebelum subuh. Tujuannya agar di hari tersebut atau hari esok dapat segera puasa.
Segera mandi setelah berhubungan dengan pasangan (suami/istri) sebelum masuk waktu subuh, misalnya saat sahur.
Membiasakan diri untuk tidur pukul delapan malam agar dapat bangun pada pukul tiga atau empat pagi sehingga bisa mandi.
Baca juga: Syarat Puasa Ramadhan menurut Alquran dan Hadits
Demikian jelas bahwa hukum puasa belum mandi itu sah, tetapi berdosa. Oleh karena itu, seorang muslim harus mengusahakan diri untuk suci dari hadas besar sebelum masuk waktu subuh atau segera bersuci saat akan sahur. Wallahu a’lam bishawab. (AA)
