Konten dari Pengguna

Bagian-Bagian Manggalaning Yadnya dalam Kepercayaan Hindu di Bali

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagian-Bagian Manggalaning Yadnya. Sumber: Unsplash/Audrey CHAMBEAU
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagian-Bagian Manggalaning Yadnya. Sumber: Unsplash/Audrey CHAMBEAU

Manggalaning Yadnya merupakan salah satu nama prosesi upacara yang terdapat dalam kepercayaan Hindu di Bali. Bagian-bagian Manggalaning Yadnya mencakup tiga unsur penting, yaitu pemuput, tapini yajna, dan sang yajamana.

Keberadaan tiga unsur dalam Manggalaning Yadnya tersebut kemudian lebih sering disebut sebagai Tri Manggalaning Yadnya. Layaknya sebuah prosesi upacara keagamaan, Manggalaning Yadnya pun memiliki esensi yang mendalam.

Bagian-Bagian Manggalaning Yadnya dalam Kepercayaan Hindu

Ilustrasi Bagian-Bagian Manggalaning Yadnya. Sumber: Unsplash/Artem Beliaikin

Indonesia adalah negeri yang kaya dengan keberagaman suku, agama, ras, serta adat istiadat. Kondisi tersebut membuat negeri yang dilalui oleh garis khatulistiwa ini mempunyai banyak kegiatan atau prosesi upacara yang berkaitan dengan unsur keagamaan.

Salah satu prosesi upacara yang mempunyai kaitan dengan unsur keagamaan adalah Manggalaning Yadnya di Bali. Manggalaning Yadnya adalah upacara dalam kepercayaan Hindu yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat Bali.

Upacara tersebut mempunyai tiga unsur yang biasa disebut dengan Tri Manggalaning Yadnya. Dikutip buku Keberadaan Barong dan Rangda dalam Dinamika Religius Masyarakat Hindu Bali, Wirawan (2021: 65 – 66), berikut adalah bagian-bagian Manggalaning Yadnya.

1. Pemuput

Pemuput adalah orang yang memimpin upacara tersebut.

2. Tapini Yajna

Tapini yajna adalah orang yang membuat sesajen.

3. Sang Yajamana

Sang Yajamana adalah orang yang melaksanakan yajna.

Selintas tentang Manggalaning Yadnya

Ilustrasi Bagian-Bagian Manggalaning Yadnya. Sumber: Unsplash/Mahmud Ahsan

Setelah mengetahui bagian-bagian dari Manggalaning Yadnya, sekarang adalah saat untuk mengenal konsep Manggalaning Yadnya. Layaknya sebuah upacara, Manggalaning Yadnya tentu mempunyai esensi tersendiri.

Salah satu esensi dari Manggalaning Yadnya adalah sakralisasi simbol benda. Mengutip dari buku yang sama, Wirawan (2021: 65), sakralisasi benda simbol keagamaan Hindu di Bali, seperti Barong dan Rangda, dilakukan melalui upacara yadnya.

Secara etimologis, kata yadnya merupakan bahasa Sansekerta. Yadnya berasal dari urat kata yaj yang memiliki arti sebagai pengorbanan dengan penuh cinta kasih.

Akar kata tersebut kemudian mengalami perkembangan menjadi beberapa istilah, seperti yajna, yajus, dan yajamana. Adapun makna dari yadnya itu sendiri adalah pemujaan, persembahan, atau korban suci.

Baca juga: Kearifan Lokal Upacara Adat Ngaben di Bali

Setelah menyimak penjelasan di atas, diketahui bahwa bagian-bagian Manggalaning Yadnya dalam kepercayaan Hindu di Bali ada tiga unsur. Tiga unsur tersebut adalah pemuput, tapini yajna, dan sang yajamana. (AA)