Bagian pada Virus Corona dan Klasifikasinya dalam Dunia Kesehatan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan bagian pada Virus Corona! Jenis virus ini awalnya muncul pada tahun 2019 di Wuhan China, lalu menyebar begitu cepat ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Virus Corona berkembang biak pada tubuh manusia dan menyebabkan berbagai gejala.
Contoh gejala corona adalah sesak napas, sakit kepala, hilangnya indra pengecap rasa, dan lain-lain. Mengetahui struktur virus Corona beserta klasifikasinya sangat penting untuk mengenal lebih dekat karakteristik dari virus tersebut.
Bagian-bagian Pada Virus Corona
Bagian-bagian pada virus Corona memiliki ukuran yang sangat kecil dan menempel pada inang. Seperti karakteristik virus pada umumnya, virus Corona mempunyai materi genetik RNA atau DNA yang dapat memperbanyak diri dan mengancam kesehatan manusia.
Materi genetik cukup penting bagi virus agar tetap terlindung dalam capsid atau lapisan protein. Struktur virus Corona bentuknya menyerupai bola dan beberapa di antaranya bersifat pleomorfik. Struktur virus Corona berupa amplop dan memiliki tonjolan seperti paku.
Amplop tersebut merupakan lapisan lipid ganda yang terdiri dari protein penyusun membran (M), spike (S), dan envelope (E). Protein E dan M sangat penting untuk membentuk selubung dan mempertahankan struktur virus Corona.
Struktur virus Corona rata-rata mempunyai 74 S di permukaannya. Lalu, dalam amplop tersimpan protein nukleokapsid (N) yang memproteksi informasi genetik RNA virus. Sedangkan M dan N melindungi virus Corona ketika berada di luar inang.
Klasifikasi Virus Corona
Virus Corona diklasifikasikan menjadi tujuh tipe. Mengutip buku Covid-19 dalam Kehamilan: Telaah Sistematis berbagai Rekomendasi, Muhammad Ilham Aldika Akbar (2020), macam-macam klasifikasi virus Corona yakni sebagai berikut:
229E (alpha coronavirus)
OC43 (beta coronavirus)
NL63 (alpha coronavirus)
HKU1 (beta coronavirus)
MERS-CoV (beta coronavirus yang mengakibatkan MERS atau Sindrom Pernafasan di Timur Tengah)
SARS-CoV (beta coronavirus yang mengakibatkan SARS atau Sindrom Pernafasan Akut Parah)
SARS-CoV-2 (CoV baru atau COVID-19, nama ini diberikan untuk mengidentifikasi famili virus.
Baca juga: Jokowi Terbitkan Keppres: Pandemi COVID-19 di RI Berakhir, Kini Jadi Endemi
Bagian pada virus Corona beserta klasifikasinya cukup bervariasi. Saat ini, Presiden Indonesia telah menetapkan berakhirnya status pandemi COVID-19, sehingga masyarakat tidak diwajibkan lagi menggunakan masker di tempat umum. (DLA)
