Konten dari Pengguna

Bahan Makanan yang Dimasak dengan Sedikit Minyak dan Prinsip Pengolahannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis. Foto: Unsplash/Clem Onojeghuo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis. Foto: Unsplash/Clem Onojeghuo

Terdapat berbagai macam teknik yang biasa digunakan untuk memasak makanan, . Salah satunya, bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis.

Teknik ini sering digunakan karena kandungan gizi makanan tidak rusak. Selain itu, teknik menumis hanya membutuhkan minyak sedikit sehingga mengurangi lemak dan kalori.

Sebutan Bahan Makanan yang Telah Dipotong Kecil atau Diiris Tips Kemudian Dimasak dengan Menggunakan Sedikit Minyak

Ilustrasi bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis. Foto: Pexels/Pixabay

Bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis Menumis termasuk teknik memasak secara cepat dengan minyak sedikit.

Untuk memasak makanan dengan teknik menumis atau saute, terdapat tiga hal yang harus diketahui, yaitu.

1. Memasak dengan Suhu Panas

Teknik menumis yang baik menggunakan suhu yang sangat panas. Tujuannya agar lemak meleleh dan melapisi seluruh bahan makanan. Sehingga makanan akan berwarna kecoklatan dengan aroma dan rasa yang enak.

2. Jangan Masak Terlalu Penuh

Dalam memasak dengan teknik menumis, wajan jangan sampai berisi penuh. Sebab, makanan akan mudah turun suhu, terutama pada bagian atas.

Dampaknya adalah rasa yang dihasilkan seperti rebus atau kukus karena kandungan air makanan keluar terlalu banyak.

3. Terus Menggerakkan Wajah

Hal terakhir yang perlu dilakukan dalam memasak dengan teknik menumis adalah terus gerakkan wajan. Hal ini dikarenakan suhu wajan yang sangat panas dan makanan harus terangkat dan terbalik. Sehingga, masakan dapat makan sempurna di setiap sudutnya.

Prinsip Pengolahan Teknik Menumis

Ilustrasi bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis. Foto: Pexels/Julia Filirovska

Dikutip dari buku Ilmu dan Teknologi Boga Dasar oleh Eka Rachmawati (2021) terdapat beberapa prinsip dalam memasak dengan teknik menumis. Berikut prinsip-prinsip tersebut.

  1. Bahan makanan dipotong tipis.

  2. Menggunakan mentega atau minyak goreng sebagai konduktor makanan.

  3. Bahan dimasukkan setelah minyak atau lemak sudah panas.

  4. Gunakan sedikit minyak, api tinggi, dan wajan yang luas agar mudah saat mengaduk.

  5. Bumbu harus beraroma harum dan berwarna agak kuning kecoklatan sebelum bahan lain dimasukkan agar hasil maksimal.

  6. Pengadukan yang dilakukan selama proses harus cepat dan merata agar hasil sempurna.

  7. Untuk daging yang diolah menggunakan teknik ini biasanya dilanjutkan dengan disemur agar matang sempurna.

  8. Sayuran yang diolah menggunakan teknik ini biasanya direbus terlebih dahulu.

Baca Juga: Jumlah Kalori Kentang Goreng Frozen

Itulah penjelasan singkat tentang bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis kemudian dimasak dengan menggunakan sedikit minyak disebut menumis. Teknik tersebut bisa langsung dicoba di rumah. (MZM)