Konten dari Pengguna

Bahan Pewarna yang Disarankan untuk Dipakai dalam Produk Makanan dan Minuman

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bahan Pewarna yang Disarankan untuk Dipakai dalam Produk Makanan dan Minuman adalah, Foto Unsplash Darko Trajkovic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bahan Pewarna yang Disarankan untuk Dipakai dalam Produk Makanan dan Minuman adalah, Foto Unsplash Darko Trajkovic

Makanan dan minuman adalah produk yang dikonsumsi masyarakat. Oleh sebab itu penggunaan bahan pewarnanya dalam produk tersebut harus dijaga. Bahan pewarna yang disarankan untuk dipakai dalam produk makanan dan minuman adalah bahan pewarna alami.

Sayangnya, tidak semua industri makanan dan minuman menggunakan bahan pewarna tersebut. Hal ini bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat dalam jangka waktu lama.

Pewarna Alami: Bahan Pewarna yang Disarankan untuk Dipakai dalam Produk Makanan dan Minuman

Ilustrasi Bahan Pewarna yang Disarankan untuk Dipakai dalam Produk Makanan dan Minuman adalah, Foto Unsplash Eaters Collective

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahan pewarna yang disarankan untuk dipakai dalam produk makanan dan minuman adalah bahan pewarna alami. Lantas apa yang dimaksud dengan pewarna alami?

Menurut buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII, Sadiman, S.Pd., M.Pd dan Tristia Ningsih, S.Pd (2019:132), pewarna alami merupakan zat warna yang diperoleh dari tumbuhan atau hewan.

Ada berbagai contoh pewarna alami yang biasa ditemukan di kehidupan sehari-hari, seperti:

  1. Warna merah dari buah naga atau buah bit

  2. Warna putih dari santan kelapa

  3. Warna biru keunguan dari buah blueberry

  4. Warna hijau dari bayam

  5. Warna hitam dari arang merang

  6. Warna kuning dari kunyit

  7. Warna coklat dari kakao atau biji buah coklat

  8. Dan lain sebagainya.

Baca juga: Fungsi dan Arti Kemasan dalam Produk

Perbedaan Pewarna Alami dengan Pewarna Buatan

Ilustrasi Bahan Pewarna yang Disarankan untuk Dipakai dalam Produk Makanan dan Minuman adalah, Foto Unsplash Luke Schobert

Telah disinggung di atas bahwa ada industri makanan yang masih menggunakan pewarna buatan. Pewarna buatan sendiri terbuat dari zat-zat kimia.

Pewarna buatan memang mempunyai beberapa kelebihan, seperti warna lebih tahan lama, stabil, dan seragam. Selain itu, pewarna buatan juga bisa didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau serta bisa menghasilkan warna yang lebih beraneka ragam.

Sayangnya, pewarna buatan dapat memiliki efek samping bagi tubuh, tergantung dari zat kimia apa yang dimiliki. Hal ini bisa mengganggu kesehatan. Aspek inilah yang tidak ada di pewarna alami karena ia lebih aman akibat tidak adanya zat kimia yang terkandung.

Jadi, bahan pewarna yang disarankan untuk dipakai dalam produk makanan dan minuman adalah bahan pewarna alami. Meskipun pewarna alami mempunyai kekurangan, namun ia lebih aman untuk dikonsumsi. (LOV)