Belajar Membuat Contoh Berita Acara Kejadian dengan Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang masih bingung dan kurang paham mengenai bagaimana membuat contoh berita acara kejadian. Untuk memudahkan dalam belajar, berikut akan diulas mengenai contoh dari berita acara kejadian yang baik dan benar.
Secara umum, pembuatan berita acara kejadian wajib menggunakan konsep yang resmi dengan memakai bahasa yang baku. Selain itu, juga harus mengikuti standar yang umum digunakan.
Mengutip buku Modul Ajar PLKH Litigasi dan Non Litigasi oleh Siti Munawaroh (2018), berita acara kejadian adalah sebuah berita acara yang di dalamnya terdapat susunan dari kejadian atau peristiwa tertentu.
Pembuatannya ditujukan sebagai bukti legal mengenai berlangsungnya sebuah kejadian. Berita acara ini biasanya meliputi berbagai peristiwa, seperti perampokan, pencurian, penganiayaan, pemerkosaan, dan lain sebagainya.
Contoh Berita Acara Kejadian
Berikut ini adalah contoh berita acara kejadian yang bisa dijadikan referensi.
Berita Acara Kejadian
Nomor: -/III/BIK/05/2017
Pada hari Senin, 7 Juni 2021 pukul 08.00 WIB, Saya
Jabatan…….sesudah menerima laporan mengenai……………………………….selanjutnya membuat sebuah berita acara kejadian sebagaimana berikut ini:
Saya mendapatkan laporan dari seseorang:
Pekerjaan: Sebagai supir ojek online
Yang telah melaporkan kejadian bahwa telah terjadi: Perampokan
Saya dengan dibantu oleh:
…………………………telah berupaya menangani kasus tersebut dengan memohon keterangan kemudian memeriksa para korban dan juga pelapor. Adapun keterangan yang didapatkan adalah sebagai berikut:
a. Korban:
Nama: Imam
Umur: 35 Tahun
Alamat: Jl. Monginsidi 42, Magetan.
b. Pelaku:
Nama: RN
Umur: 30 tahun
Alamat: Kampung A, Magetan.
c. Saksi:
Nama: Ahmad
Umur: 41 tahun
Alamat: Jl. Gajah Mada, Magetan.
Kerugian: uang sebanyak 350 ribu rupiah dan satu buah handphone
Barang bukti: KTP, SIM, Dompet, Pisau
Kronologi kejadian: Pelaku memesan ojek online dan minta diantarkan ke terminal. Di daerah yang lumayan sepi, pelaku menodongkan pisau pada korban lalu meminta dompet serta handphone korban. Setelah diberikan, pelaku berniat kabur tetapi korban memberanikan diri untuk berteriak dan meminta pertolongan beberapa orang yang ada di situ. Akhirnya pelaku yang merampas dompet dan handphone korban tersebut berhasil ditangkap.
Tindakan yang diambil: pertama adalah menangkap pelaku dan selanjutnya melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk melalui proses persidangan.
Demikian berita acara mengenai pemeriksaan kejadian ini dibuat dengan sesungguhnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Berita acara kejadian ini dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selanjutnya ditutup dan ditandatangani sesuai dengan tanggal dan juga tempat sebagaimana yang sudah disebutkan di atas.
Pembuat Berita Acara
Cara Membuat Berita Acara
Berita acara adalah pernyataan suatu peristiwa resmi mengenai penyerahan dan penerimaan suatu pertanggungjawaban atau peristiwa tertentu yang disusun secara teratur, sehingga mempunyai kekuatan hukum.
Adapun cara membuat berita acara yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Memahami Kronologi Acara atau Kejadian
Sebelum menulis berita acara, semua kronologi harus dipahami secara jelas terlebih dahulu. Hal ini agar isi berita acara fokus pada hal-hal penting yang terjadi saat kejadian.
2. Membuat Format Berita Acara
Format berita acara memiliki beberapa susunan yang harus dipenuhi. Adapun susunan format berita acara yang perlu dibuat, yaitu:
1. Kepala
Bagian kepala berita acara terdiri dari:
Kop naskah yang berisi logo dan nama instansi diletakkan secara simetris dan ditulis dengan huruf kapital
Judul berita acara
Nomor berita acara
2. Batang Tubuh
Bagian batang tubuh berita acara terdiri dari:
Tulisan hari, tanggal, dan tahun, serta nama dan jabatan para pihak yang membuat berita acara
Substansi berita acara
3. Kaki
Bagian kaki berita acara memuat tempat pelaksanaan penandatanganan nama jabatan atau pejabat dan tanda tangan para pihak dan para saksi.
Berita acara diketik yang rapi dengan format yang sudah ditetapkan tersebut. Semua informasi dituliskan dengan detail dan benar.
Selain itu, semua informasi mengenai latar belakang, tempat kejadian, dan kronologi waktu dituliskan secara teratur dan jelas.
3. Memperhatikan Aturan Penulisan
Tidak ada aturan penulisan yang menjadi syarat dalam membuat berita acara. Namun, ada beberapa aturan penulisan secara umum yang perlu diperhatikan, yaitu:
Jenis font atau huruf bisa menggunakan font standar, yakni Times New Roman.
Ukuran font bisa menggunakan ukuran standar, yakni ukuran font 12.
Jarak spasi antar baris adalah 1 dan menggunakan rata kanan-kiri.
Ukuran kertas bisa menggunakan ukuran standar A4 dengan tata letak portrait.
4. Pembubuhan Tanda Tangan
Setelah berita acara selesai ditulis, selanjutnya adalah pembubuhan tanda tangan. Perlu diperhatikan bahwa tanda tangan pada berita acara adalah semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut.
Pastikan juga ada saksi yang bisa dilibatkan untuk menjelaskan fakta yang terjadi. Setelah penandatanganan, jangan lupa untuk menambahkan stempel yang sah pada kertas.
Baca Juga: 5 Contoh Berita Acara, Pengertian, dan Cara Membuatnya
Contoh Berita Acara
Masih dikutip dari Modul Ajar PLKH Litigasi dan Non Litigasi oleh Siti Munawaroh, berikut adalah beberapa contoh berita acara yang bisa dijadikan referensi.
1. Contoh Berita Acara Pemeriksaan
Kepolisian RI Daerah Jawa Timur Resort Kota Malang
Lampiran: B.1
"Untuk Keadilan"
Berita Acara Pemeriksaan
Pada hari ini, Senin, tanggal 21 September 2015, saya:
Fachtur Rachman
Pangkat Jendral Satu Polisi, Nrp. 13100017, Penyidik pada kantor Polisi tersebut di atas, telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang laki-laki yang belum saya kenal, mengaku bernama:
Jarwo
Lahir tanggal 06 Juni 1975 di Malang, pekerjaan Supir Angkut, Agama Islam, Kewarganegaraan Indonesia, tempat tinggal Jalan Bendungan Sengguru No. 10 Malang.
Ia diperiksa dan didengar keterangannya selaku tersangka dalam perkara pemerkosaan seperti yang dimaksud dalam pasal 280 KUHP, sehubungan dengan Laporan Polisi No. Pol.: LP/I/IX/2015, tanggal 21 September 2015 Kepada tersangka sebelum pemeriksaan ini dimulai terlebih dahulu telah diberitahukan hak-haknya khususnya yang menyangkut bantuan hukum.
Atas pertanyaan penyidik yang memeriksa, yang diperiksa men- jawab dan memberikan keterangan.
Sampai di sini pemeriksaan dihentikan, kemudian Berita Acara ini dibacakan kembali kepada yang diperiksa dan yang diperiksa menyatakan setuju dan membenarkan semua keterangan yang telah diberikan tersebut di atas, serta untuk menguatkannya membubuhkan tanda tangannya di bawah ini:
Yang diperiksa
Jarwo
Demikianlah Berita Acara Pemeriksaan ini dibuat dengan sebenarnya atas kekuatan sumpah jabatan, kemudian ditutup dan ditandatangani di Malang, pada tanggal 21 September 2015.
Penyidik
Fachtur Rachman
2. Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan
Pada hari ini, Jumat, 17 Februari 2023 telah dilakukan serah terima hasil pekerjaan oleh dan di antara:
Nama: Rita Fadila
Jabatan: Direktur PT. Sinar Jaya
Selanjutnya disebut sebagai "PIHAK PERTAMA".
Nama: Tina Sania
Jabatan: Direktur PT. Muda Berkarya
Selanjutnya disebut sebagai "PIHAK KEDUA".
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut sebagai "Para Pihak". Para Pihak dengan ini terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
Bahwa, sebelumnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah mengadakan suatu kerja sama Pelaksanaan Pekerjaan.
Bahwa, Perjanjian tersebut telah menempatkan PIHAK PERTAMA sebagai Pemberi Kerja dan PIHAK KEDUA sebagai Pelaksana Kerja.
Bahwa, Perjanjian tersebut telah mewajibkan PIHAK KEDUA sebagai Pelaksana Kerja untuk melakukan pekerjaan dan menyerahkan hasil pekerjaan tersebut kepada PIHAK PERTAMA sebagai Pemberi Kerja, yaitu berupa Pembuatan Jasa Aplikasi.
Selanjutnya, untuk melaksanakan serah terima hasil pekerjaan di antara Para Pihak berdasarkan Perjanjian, maka Para Pihak dengan ini sepakat:
Bahwa, PIHAK KEDUA dengan ini menyerahkan hasil pekerjaan kepada PIHAK PERTAMA sebagaimana PIHAK PERTAMA dengan ini menerima hasil pekerjaan tersebut dari PIHAK KEDUA.
Bahwa, dengan telah dilakukannya serah terima hasil pekerjaan berdasarkan berita acara ini, maka dengan demikian kewajiban PIHAK KEDUA sebagai Pelaksana Kerja untuk menyerahkan hasil pekerjaan kepada PIHAK PERTAMA dan hak PIHAK PERTAMA sebagai Pemberi Kerja untuk menerima hasil pekerjaan tersebut dari PIHAK KEDUA berdasarkan Perjanjian telah dilaksanakan.
Bahwa, berita acara ini merupakan bagian dari pelaksanaan Perjanjian dan sekaligus sebagai Tanda Terima hasil pekerjaan di antara Para Pihak, sehingga oleh karenanya merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian.
Demikian berita acara ini dibuat pada waktu sebagaimana telah disebutkan pada bagian awal berita acara ini.
Jakarta, 17 Februari 2023
Pihak Pertama,
Rita Fadila
Pihak Kedua,
Tina Sania
Apakah sudah paham dengan contoh berita acara kejadian di atas? Dengan belajar membuat berita acara kejadian yang sesuai dengan konsep resmi dan bahasa yang baku, akan menambah pengetahuan yang berkaitan dengan hal-hal resmi yang biasa berlaku di birokrat.
(DNR & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu berita acara?

Apa itu berita acara?
Berita acara adalah pernyataan suatu peristiwa resmi mengenai penyerahan dan penerimaan suatu pertanggungjawaban atau peristiwa tertentu yang disusun secara teratur sehingga mempunyai kekuatan hukum.
Apa yang dimaksud dengan berita acara kejadian?

Apa yang dimaksud dengan berita acara kejadian?
Berita acara kejadian adalah sebuah berita acara yang di dalamnya terdapat susunan dari kejadian atau peristiwa tertentu.
Apa yang pertama kali harus dilakukan saat membuat berita acara?

Apa yang pertama kali harus dilakukan saat membuat berita acara?
Sebelum menulis berita acara, semua kronologi harus dipahami secara jelas terlebih dahulu. Hal ini agar isi berita acara fokus pada hal-hal penting yang terjadi saat kejadian.
