Bentuk Kolaborasi Budaya yang Ada di Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara dengan suku, bangsa, agama, dan budaya yang sangat beragam. Keberagaman yang ada justru memperkaya bangsa Indonesia dan menciptakan kolaborasi budaya yang menarik. Seperti apa bentuk kolaborasi budaya yang ada di Indonesia?
Kebudayaan merupakan hal yang menarik untuk dipelajari. Dengan memahami budayanya, maka kita bisa saling menghormati budaya yang berbeda-beda. Simak jawabannya dalam artikel ini.
Baca juga: Kolaborasi Lintas Umat Beragama Kota Pasuruan Suguhkan Pentas Budaya Menawan
Kolaborasi Budaya yang Ada di Indonesia
Apa yang dimaksud dengan kolaborasi budaya? Sutardi dalam Antropologi: Mengungkap Keragaman Budaya (2007) menjelaskan menurut ilmu antropologi, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia dengan belajar.
Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, kata kolaborasi memiliki arti sebagai berikut:
(perbuatan) kerja sama (dengan musuh dan sebagainya)
(perbuatan) kerja sama untuk membuat sesuatu
Dari pengertian-pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa kolaborasi budaya adalah suatu bentuk kerja sama antarbudaya yang menghasilkan sesuatu yang baru.
Sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah yang luas, kebudayaan yang terdapat di Indonesia sangat banyak. Setiap suku memiliki budayanya masing-masing. Seperti apa bentuk kolaborasi budaya yang ada di Indonesia? Berikut ini jawabannya:
1. Pertukaran Budaya
Pertukaran budaya adalah kegiatan untuk saling memperkenalkan budaya antardaerah. Dengan mengadakan kegiatan ini maka masyarakat yang berasal dari daerah berbeda bisa saling mengetahui budaya masing-masing.
2. Parade Budaya
Setelah saling mengenal budaya melalui kegiatan pertukaran budaya, masyarakat bisa melakukan parade budaya. Parade budaya adalah salah satu bentuk kolaborasi budaya di Indonesia.
Contohnya adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) atau Karnaval Busana Jember yang setiap tahunnya mengangkat tema busana nasional dari daerah-daerah di Indonesia dengan tema yang berbeda-beda.
3. Pameran Seni Rupa
Bentuk kolaborasi budaya lainnya adalah pameran seni rupa. Pameran seni rupa bisa dilakukan secara berkelompok dengan menggandeng para perupa dari berbagai daerah di Indonesia.
Nantinya para seniman tersebut bisa menampilkan karya mereka yang mencerminkan budaya masing-masing.
4. Pentas Seni
Bentuk kolaborasi budaya di Indonesia selanjutnya adalah pentas seni. Dalam pentas seni, kesenian yang ditampilkan sangat beragam seperti seni musik, seni tari, pembacaan puisi, dan sebagainya.
Pentas seni atau yang biasa disingkat menjadi pensi adalah kegiatan yang umum dilakukan oleh sekolah. Tujuannya adalah untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, terutama dalam bidang kesenian. Kegiatan ini juga bisa digunakan untuk mengenalkan berbagai jenis kesenian ke para siswa.
Demikian penjelasan tentang bentuk kolaborasi budaya yang ada di Indonesia. Terdapat banyak sekali budaya yang berbeda-beda dan kita harus bisa menghargai perbedaan yang ada. (KRIS)
