Bentuk Tes dalam Evaluasi Pembelajaran di Kelas

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tentukan dan jelaskanlah bentuk tes dalam evaluasi pembelajaran! Pertanyaan tersebut harus bisa dijawab dan dipahami oleh para tenaga pendidik. Hal ini karena dunia pendidikan sangat erat kaitannya dengan evaluasi pembelajaran.
Tenaga pendidik yang profesional tentu menerapkan proses tersebut dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Selain menilai hasil belajar siswa, hal ini bertujuan untuk menumbuhkan inovasi dalam pendidikan.
Tentukan dan Jelaskanlah Bentuk Tes dalam Evaluasi Pembelajaran
Tentukan dan jelaskanlah bentuk tes dalam evaluasi pembelajaran! Mengutip buku Evaluasi Pembelajaran oleh Muhammad Ilyas Ismail (2021), evaluasi adalah salah satu komponen dari sistem pendidikan yang perlu diterapkan dengan terencana dan sistematis sebagai alat mengukur keberhasilan dalam proses pendidikan. Adapun bentuk-bentuk tes pembelajaran di kelas tersebut yakni sebagai berikut:
1. Tes Tertulis
Tes tertulis atau paper test merupakan tes yang menuntut jawaban tertulis dari peserta didik. Ada dua bentuk tes tertulis, yakni bentuk esai (subjektif) dan bentuk objektif. Tes tertulis biasanya tidak digunakan untuk mengevaluasi keterampilan psikomotorik, melainkan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.
2. Tes Lisan
Tes lisan merupakan tes yang dilakukan dengan meminta peserta didik menjawab soal atau pertanyaan secara langsung atau ucapan. Peserta didik dituntut menjawab dengan kata-katanya sendiri sesuai perintah yanag diberikan.
Kelebihan dari tes ini adalah bisa mengetahui kemampuan peserta didik secara langsung dalam mengemukakan pendapatnya. Dengan begitu, maka tenaga pendidik tidak perlu menyusun soal secara terurai.
3. Tes Perbuatan (Performance Test)
Tes perbuatan merupakan tes yang meminta jawaban dalam bentuk perilaku atau praktik. Tes ini dilakukan dengan meminta siswa melakukan kegiatan khusus yang diawasi penguji.
Hal ini akan membantu penguji untuk mengetahui kecepatan, stabilitas, dan daya tangkap dari peserta didik. Contohnya, tes untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan dan wawasan siswa dalam mengoperasikan suatu software di komputer.
Baca juga: (Model Pembelajaran Debat sebagai Salah Satu Strategi Pembelajaran yang Efektif)
Pastinya, pertanyaan tentang tentukan dan jelaskanlah bentuk tes dalam evaluasi pembelajaran sudah bisa terjawab dengan tepat. Melalui ketiga bentuk tes tersebut, maka guru bisa memberikan pengajaran yang maksimal sesuai dengan kapasitas masing-masing murid. (DLA)
